Image Hosting

LUBUKLINGGAU-Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Lubuklinggau hingga 31 Oktober 2009 tercapai 86,28 persen, atau Rp 23,1 miliar dari target Rp 26,8 miliar. Artinya, yang belum tercapai Rp 3,7 miliar atau 13,72 persen, dari target yang ditetapkan.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Lubuklinggau, Syamsuar Bakrie melalui Sekretaris DPPKAD, Ansori Naib didampingi Kabid PAD, M Yunus Ismail, kepada wartawan koran ini di kantornya, kompleks perkantoran Pemkot Lubuklinggau, Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Selasa (1/12).
Menurut Yunus, panggilan akrab M Yunus Ismail, ada 11 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang melakukan pemungutan PAD, yakni DPPKAD, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar (DKUMKMPP).
Kemudian Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Tanaman Pangan Perkebunan Kehutanan (DTPPK), Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) dan Kantor Pelayanan Perizinan (KPP).
Target PAD DPPKAD Rp 21,3 juta, sudah terealisasi Rp 20,2 juta, atau 94,96 persen. Dinkes target Rp 360 juta, terealisasi Rp 177 atau 49,23 persen. PAD Disnaker mengalami over target dari yang ditetapkan Rp 10 juta, realisasinya Rp 12 juta atau 120,24 persen. Disdukcapil juga over target, yakni realisasi sudah Rp 270 juta, sedangkan targetnya hanya Rp 257 juta atau 105,30 persen.
Dishubkominfo ditergetkan Rp 1,2 miliar terealisasi Rp 440 juta, atau 36,67 persen. DKUMKMPP targetnya Rp 1,1 miliar, terealisasi Rp 504 juta atau 42,08 persen. Target PAD Diskanak Rp 509 juta terealisasi Rp 504 juta atau 88,37 persen. Sementara itu realisasi PAD DPU 1,1 miliar, sedangkan targetnya Rp 1,9 miliar, atau baru tercapai 57,21 persen. Sementara DTPPK baru terealisasi Rp 35,7 juta, dari terget Rp 60 juta atau baru terealisasi 59,57 persen.
Selanjutnya DKP mengalami over target. Dinas yang dipimpin Hermansyah Unib itu berhasil mengumpulkan PAD Rp 11,2 juta. Sedangkan targetnya hanya Rp 2 juta atau 560 persen. KPP ditargetkan Rp 378 juta baru terealisasi Rp 254 juta atau 67,18 persen.
Menurut Yunus, laporan PAD dari SKPD per triwulan dilaporkan kepada walikota Lubuklinggau. “Selain itu laporan juga disampaikan kepada gubernur Sumsel. SKPD yang tidak mencapai target tentunya akan mendapat tresing dari walikota. Setiap tiga bulan sekali realisasi PAD dibahas dalam rapat khusus. Guna mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan,” jelasnya, sembari menyebutkan DPPKAD sebagai koordinator PAD.(02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA