.jpg)
*Untuk Warga Belum Berpenghasilan Tetap
LUBUKLINGGAU-Bukan hanya PNS di lingkungan Pemkot Lubuklinggau yang banyak belum memiliki rumah, tetapi warga Kota Lubuklinggau jumlahnya jauh lebih banyak belum memiliki rumah, terutama yang tidak memiliki penghasilan tetap.
“Untuk itu Pemkot Lubuklinggau hendaknya mewujudkan pembangunan rumah untuk warga tidak mampu dengan harga terjangkau,” imbau Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin, pada acara peletakan batu pertama pembangunan rumah PNS di Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Selasa (29/12).
Ditambahkan Alex Noerdin, rumah bagi warga tidak memiliki penghasilan tetap, seperti buruh harian, tukang becak dan lain-lain diberikan dengan harga terjangkau. “Lahan rumah murah sehat, hibah dari pemerintah. Makanya harganya murah sehingga terjangkau bagi warga tidak mampu,” imbuhnya.
Pembangunan rumah murah sehat, merupakan program Pemerintah Provinsi Sumsel. Suatu saat nanti seluruh Kepala Keluarga (KK) di Provinsi Sumsel akan menempati rumah layak huni, baik itu sudah milik sendiri maupun masih mengangsur. “Mewujudkan pembangunan rumah murah merupakan cita-cita mulia,” jelasnya.
Alex Menambahkan, merujuk program Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) shelter for all di dunia ini akan terwujud pertama kali di Sumsel. “Dan Kota Lubuklinggau adalah pioner-nya. Cita-cita mulia ini adalah ibadah dan sebagai penjabaran amanah dari masyarakat,” tegasnya.
Menurut Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi, bukan hanya perumahan untuk PNS saja yang dibangun, tetapi Pemkot Lubuklinggau juga merencanakan pembangunan rumah murah sehat untuk warga tidak mampu. Lokasinya di lahan milik PT Cikencreng. “Saat ini kami masih melakukan pendekatan kepada pemilik lahan soal kepemilikan hak atas tanah. Sebab, Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan karet tersebut akan berakhir 2016 nanti,” ungkapnya.
Selain meletakan batu pertama pembangunan 2.000 rumah gubernur menyempatkan diri melihat stand kerajinan tangan binaan Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau dan mengunjungi pelayanan KB dan kesehatan gratis. Selanjutnya gubernur meletakan batu pertama pembanguan sport centre.
Pembanguan sport centre diperkirakan rampung 2010. Sport centre dipersiapkan menyongsong South East Asian (SEA) Games 2012. emgiat Provinsi Sumsel salah satu provinsi dari empat provinsi di Indonesia menjadi tuan rumah SEA Game. Kota Lubuklinggau menjadi salah tempat pertandingan. (02)





0 komentar