LUBUKLINGGAU-Sedikitnya 21 peserta turut ambil bagian dalam Festival Seni Religi. Kegiatan diadakan Bagian Administrasi Kesra Setda Kota Lubuklinggau itu berlangsung Senin (21/12) hingga Selasa (22/12).
Festival itu dilaksanakan di pelataran Masjid Agung As Salam Lubuklinggau, Jalan Garuda Kelurahan Pasar Permiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Dalam festival itu ada dua lomba yang dipertandingkan, yakni lomba lagu Nasyid dan Rebana.
Peserta festival rebana ada 13 group, yakni group rebana Majelis Taklim Makdania Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Husnul Khotimah. Selanjutnya group rebana Majelis Taklim Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Majelis Taklim Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, utusan Kelurahan Rahma. Dan dua group rebana dari Kelurahan Bandung Ujung.
Berikutnya Majelis Taklim Hidayah dari Kelurahan Watervang, Majelis Taklim Nurul Iman Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Majelis Taklim Taqwalan Kecamatan Lubuklinggau Utara II. Kemudian majelis Taklim Nurul Iman, Kelurahan Keputraan, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Majelis Taklim Kelurahan Cereme Taba dan utusan peserta dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ikhlas Lubuklinggau.
“Sedangkan peserta lomba Nasyid ada delapan peserta, yakni utusan SMA Negeri I Lubuklinggau, SMK Negeri III Lubuklinggau, SMA Negeri 6 Lubuklinggau, SMA Negeri 5 Lubuklinggau, SMA Negeri 7 Lubuklinggau, SMA Yadika Lubuklinggau, SMK Negeri 1 Lubuklinggau dan SMA PGRI 1 Lubuklinggau,” papar H Luthfi Ishak, ketua panitia pelaksana kepada wartawan koran ini, Senin(21/12).
Menurut Kabag Administrasi Kesra Setda Kota Lubuklinggau, Zainal Abidin Karangjaya, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap kesenian bernuansa Islami. Disamping itu sebagai salah satu sarana filterisasi budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia.
“Kemudian menumbuhkembangkan kecintaan terhadap nilai-nilai budaya Islam, serta menciptakan wadah kompetisi bagi para seniman Islam. Dan menjadikan ajang ini sebagai salah satu sarana dakwah,” jelasnya.
Dia menambahkan, seluruh peserta akan diberikan piagam penghargaan. Sedangkan pemenang selain piagam, juga mendapatkan tropi dan uang pembinaan. “Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan tahun baru Islam, 1 Muhharam 1431 H,” pungkasnya.
Pembukaan festival tersebut dilakukan Asisten III Setda Kota Lubuklinggau, Rahman Sani, mewakili walikota Lubuklinggau. (02)





0 komentar