Image Hosting

LUBUKLINGGAU-Upacara Hari Amal Bhakti Departemen Agama (HAB Depag) ke-64 tingkat Kota Lubuklinggau berlangsung khidmat. Kegiatan dipusatkan di halaman upacara MTs Negeri Lubuklinggau, Senin (4/1).

Wakil Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe bertindak selaku pembina upacara. Dalam kesempatan tersebut Wawako membacakan amanat tertulis Menteri Agama RI, Suryadarma Ali. Peringatan HAB Depag diharapkan tidak hanya sekedar upacara dan rutinitas semata.

“Pada tanggal yang bersejarah ini, kita diingatkan kembali untuk mengenang, memaknai, dan mengaktualisasikan cita-cita dan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh para perintis dan pendiri Depag,” ucapnya.

Wawako melanjutkan, Depag berdiri pada 3 Januari 1946 melalui keputusan sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), mengisi tempat yang amat penting dan strategis dalam susunan dan fungsi pemerintahan negara kita, khususnya untuk membina, melayani dan mengembangkan kehidupan beragama dengan sebaik-baiknya sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Depag sejak awal berdiri dengan struktur organisasi vertikal di seluruh wilayah NKRI, turut berperan dan memberikan andil yang tidak kecil dalam menegakkan persatuan dan kesatuan bangsa, memajukan kehidupan beragama, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta menjaga kerukunan antar umat beragama. Hal ini harus selalu menjadi komitmen dan menjadi kebanggaan bagi setiap aparatur Depag.

Sesuai tema peringatan HAB Depag tahun ini, yaitu ”Mewujudkan Bangsa Berakhlak Mulia Menuju Negara Sejahtera”, kita semua diingatkan bahwa sebagai bangsa yang besar, selain diperlukan kemajuan bidang fisik dan intelektual, juga diperlukan kemajuan dibidang akhlak atau moral.

Jika suatu bangsa memiliki keunggulan akhlak yang baik, maka niscaya Tuhan akan membukakan berkah, baik dari langit maupun bumi. Sebaliknya, kemajuan fisik semata tanpa dibarengi dengan keunggulan akhlak mulia, cepat atau lambat, niscaya bangsa tersebut akan mengalami kehancuran. Sejarah kemajuan bangsa - bangsa besar masa lalu telah terbukti mengalami kehancuran atau kemunduran karena para pemimpin dan juga warganya telah meninggalkan prinsip-prinsip akhlak mulia.

Pada acara itu, Wawako juga menyematkan Satya Lencana Karya Satya kepada 31 PNS Depag. Penghargaan dari Presiden RI H Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terdiri dari pengabdian 30 tahun 18 PNS, 20 tahun 7 pegawai. Sedangkan Pengabdian 10 tahun 18 orang.

Setelah pelaksanan upacara dilanjutkan acara ramahtama Wawako dengan pegawai Depag Kota Lubuklinggau. Disamping itu Wawako memberikan kesempatan kepada pegawai Depag untuk menyampaikan saran dan pertanyaan soal pembangunan Kota Lubuklinggau.

Sebelumnya Kepala Kantor Depag Kota Lubuklinggau, HM Asri mengatakan, kerukunan umat beragama di Kota Lubuklinggau cukup kondusif. “Mudah-mudahan apa yang telah kita laksanakan dan yang akan dilaksanakan mendapat rahmat dari Allah SWT,” harapnya.

Kankandepag juga menyampaikan jumlah PNS dan guru di lingkungan Depag Kota Lubuklinggau ada 349 orang. Sedangkan Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) ada 84 orang. Disamping itu, Asri, juga menyebutkan jumlah rumah ibadah yang ada di Kota Lubuklinggau masjid 154, mushalla 149, langgar 72 unit, vihara dan gereja 12 unit.

Menurut ketua panitia penyelenggara HAB Depag ke-64, Muslim menjelaskan, selain upacara pada peringatan hari jadi Depag juga dimeriahkan dengan berbagai pertandingan olahraga antara madrasah di lingkungan Depag Kota Lubuklinggau. Adapun pertandingan dimaksud terdiri dari bola voli, tenis meja, dan bulutangkis.

Juara pertama pertandingan bola voli tim putra berhasil direbut Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Lubuklinggau, juara kedua Madrasah Aliyah (MA) Negeri 1. Sedangkan MA Negeri 2 harus puas meraih juara ketiga. Sedangkan tim putri bola voli juara pertama MTs Negeri, MA Negeri 1, juara ketiga Madrasah Ibtidaiyah (MI) Negeri.

Juara pertama tenis meja berhasil direbut MA Negeri 1, juara kedua MTs Negeri, juara ketiga MI Negeri. Juara pertama bulu tangkis MTs Negeri, juara kedua kantor Depag, juara ketiga tim KUA se-Kota Lubuklinggau. “Pertandingan tersebut dimulai 29 November hingga 6 Desember 2009,” jelasnya.

Dia menambahkan, disamping itu dalam rangka peringatan HAB Depag ke-64 juga memberikan bea siswa kepada anak tidak mampu. “Ada empat anak yang mendapatkan beasiswa, terdiri dari dua anak MI. Sedangkan MTs dan MA masing-masing satu siswa,” pungkasnya. (02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA