Image Hosting


foto : m yasin/linggau pos
FOTO BERSAMA : Asisten II Setda Kota Lubuklinggau, Hermansyah Unip (tengah) berfoto bersama BKM Pasar Satelit, Jumat (26/3).


LUBUKLINGGAU- Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Pasar Satelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II mendukung program Adipura. Dukungan tersebut dibuktikan dengan membuat program pengelolaan sampah secara swadaya.
Untuk mendukung pengelolaan sampah secara mandiri BKM Pasar Satelit menyediakan dua unit sepeda motor untuk mengangkut sampah dari rumah warga lalu dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Tidak hanya itu, BKM juga membagikan 60 unit drum tempat sampah. Drum tersebut dibagikan per Rukun Tetangga (RT) masing-masing lima unit drum.
Menurut Koordinator BKM Pasar Satelit, Fauzi, untuk membiayai operasional sepeda motor dan gaji orang yang mengelola sampah pihaknya menarik iuran dari warga. “Untuk membeli sepeda motor dan drum dianggarkan melalui dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, dan BKM Pasar Satelit. Pengelolaan sepeda motor dikelola oleh Kelompok Swadaya masyarakat (KSM) Lembah Bukit Sulap dan KSM Kelapa Sawit,” katanya kepada wartawan koran ini di kantor Lurah Pasar Satelit pada acara serah terima sepada motor dan drum itu, Jumat (26/3).
Asisten II Setda Kota Lubuklinggau, Harmansyah Unip, sangat mendukung program BKM tersebut. “Apa yang dilakukan BKM Pasar Satelit ini merupakan wujud partisipasi masyarakat terhadap kebersihan lingkungannya. Untuk membersihkan lingkungan tanpa dukungan dan peran serta masyarakat tidak mungkin dapat terwujud,” ucapnya.
Ditambahkannya, Kota Lubuklinggau mendapat piala Adipura 1996, zaman Bupati Nang Ali Solichin. Saat itu Lubuklinggau ibukota Kabupaten Musi Rawas. “Sekitar 13 tahun kota kita ini tidak dapat Adipura. Kenapa, karena kita tidak sama-sama bekerja untuk membersihkan lingkungan,” jelasnya.
Ia mengingatkan kepada petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Lubuklinggau agar tetap mengangkut sampah yang ada di drum milik BKM Bukit Sulap itu. “Jangan nanti mentang-mentang milik BKM petugas DKP tidak mau mengangkutnya, saya tidak mau dengar itu. Kalau itu terjadi laporkan kepada saya,” ucapnya.
Acara penyerahan sepeda motor dan drum sampah itu dihadiri Lurah Pasar Permiri, Suhaimi, Koordinator Kota (Koorkot) PNPM Mandiri Kota Lubuklinggau, Iwan Supratna dan Fasilitator Kelurahan (Faskel), sejumlah ketua RT di lingkungan Pasar Satelit, Anggota BKM Bukit Sulap dan KSM.(02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA