Image Hosting


LUBUKLINGGAU- Evaluasi titik pantau penilaian piala Adipura 2010 terus dilakukan. Buktinya, kemarin (2/3), tim dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melihat langsung lokasi titik pantau tersebut.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Lubuklinggau, Hermansyah mengatakan, tim dari BLH Sumsel turun ke lapangan melihat kondisi titik pantau penilaian Adipura 2010. Tujuannya sebagai pembinaan sebelum dilakukan penilaian pantau dua oleh tim dari Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) regional Sumatera.
Bukan hanya titik pantau yang nilainya kecil yang dikunjungi, akan tetapi semua titik pantau dilihat. “Tim dari BLH Sumsel membina kita jangan sampai terlena. Mengingat penilaian pantau dua akan dilakukan bulan ini,” jelas Hermansyah di SMP Negeri 4 Lubuklinggau saat mendampingi tim dari BLH Sumsel, kemarin.
Hermansyah berharap dukungan dari semua pihak agar kota ini dapat piala Adipura 2010 . “Saya mengharapkan dukungan segenap warga Kota Lubuklinggau, baik itu pegawai, masyarakat umum, organisasi masyarakat, pemuda dan lain-lain untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Minimal tidak membuang sampah sembarangan. Demikian juga terhadap PNS yang sedang berada di lingkungan kompleks perkantoran Pemkot Lubuklinggau, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan termasuk kopelan secarik kertas. Buanglah puntung rokok dan secarik kertas kedalam kotak sampah yang sudah disediakan,” harapnya.
Membuang puntung rokok sembarangan, lanjut Hermansyah, dapat menjatuhkan nilai. Bisa saja tanpa sengaja tim penilai menemukan puntung rokok. Untuk itu jangan sampai membuang puntung rokok sembarangan. Dia menambahkan, berdasarkan hasil penilaian pantau satu di lingkungan kompleks kantor Walikota nilainya 80. “Jangan sampai nilai tersebut turun, minimal dipertahankan,” katanya.
Ditambahkan Hermansyah, tim dari BLH Sumsel tersebut bukan hanya membina Kota Lubuklinggau saja agar memperoleh piala Adipura 2010. Akan tetapi seluruh kabupaten/kota dalam wilayah Sumsel juga dibina. Tujuan tidak lain agar lebih banyak kabupaten/kota dalam wilayah Sumsel mendapat Adipura.
Tim pemantau dari BLH Sumsel tadi selain didampingi Hermansyah juga didampingi Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Pengelolaan Pasar (DKUMKM dan PP), Fajaruddin dan lain-lain.(02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA