Image Hosting


LUBUKLINGGAU- Hari ini (Kamis (11/3), penempat bangunan liar di Jalan A Yani Kota Lubuklinggau akan melakukan aksi unjukrasa. Direncanakan aksi tersebut meraka lakukan di gedung DPRD dan Pemkot Lubuklinggau.
Menurut juru bicara pedagang yang menempati bangunan tersebut, Isnaini, pihaknya tetap akan melakukan aksi unjukrasa. “Intinya kami minta kebijaksanaan Pemkot Lubuklinggau instruksi pembongkaran bangunan di Daerah Milik Jalan (DMJ). Pada dasarnya kami bersedia pindah asalkan ada solusi. Untuk itu kami akan mengadukan nasib kami kepada wakil rakyat,” ungkapnya kepada wartawan koran ini melalui ponselnya, Rabu (10/3).
Dia berharap, dari aksi protes yang dilakukan pihaknya akan membuahkan hasil yang tidak merugikan kedua belah pihak antara Pemkot dan pedagang. “Maksudnya program pemerintah dapat dilaksanakan dan kami tidak tergusur,” harapnya.
Dia mengaku tahu bahwa tanah yang ditempatinya merupakan tanah Negara dalam hal ini DMJ. “Kami tahu itu,” akunya.
Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Sumpah Undang- Undang (LSM SUU) Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas (Mura), Herman Sawiran, mengharapkan kepada Pemkot Lubuklinggau agar memanfaatkan hak Otonomi Daerah (Otoda) untuk mensejahterahkan rakyatnya. Kepala daerah punya otoritas penuh mengatur daerahnya.
“Jadi maksud saya walaupun tanah yang ditempati pedagang di Jalan A Yani itu merupakan DMJ atau tanah Negara, Pemkot punya otoritas untuk memanfaatkan DMJ itu untuk kepentingan masyarakat. Biarlah warga Kota Lubuklinggau numpang mencari penghidupan ditempat itu. Namun penempatnya saja yang perlu ditata rapi. Atau dibuat bangunan semi permanen yang seragam, sehingga tidak merusak keindahan kota,” harapnya.
Dia menambahkan, keindahan dan ketertiban kota harus ditata namun jangan mengabaikan hak masyarakat untuk mencari penghidupan. Maksudnya, carikan solusi yang terbaik jangan sampai gara-gara ingin merapikan kota lantas menggusur pedagang. Termasuk soal PKL di Jalan Sudirman.(02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA