LUBUKLINGGAU- Pembangunan Pusat Kesehatan Kelurahan (Puskeslur) lima kelurahan dalam wilayah Kota Lubuklinggau hampir rampung pengerjaannya. Pembangunan Puskeslur bantuan dari Distrik Health Service (DHS-2) Asian Development Bank (ADB) itu pada tahapan fhinising.
Seperti dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Lubuklinggau, Eddy Chandra kepada wartawan koran ini di kantornya, Jumat (5/3).
Dia menambahkan, lima kelurahan yang dibangun Puskeslur bantuan DHS-2 itu yakni di Kelurahan Batu Urip Taba, Taba Koji, Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Kemudian Kelurahan Rahma Kecamatan Lubuklinggau Selatan I dan Kelurahan Ulak Surung Kecamatan Lubuklinggau Utara II.
Lebih lanjut dia menerangkan, Puskeslur bantuan DHS-2 tersebut nantinya dikelola oleh masyarakat. sistem bantuan DHS dari masyarakat untuk masyarakat. “Dinkes hanya sebatas membimbing saja. Mulai dari perencanaan pembangunan Puskeslur hingga mengelolanya,” tegasnya.
Dia menambahkan, pengelolaan Puskeslur sepenuhnya dilakukan oleh tim yang disebut Kelurahan Siaga dan Dewan Kesehatan Kelurahan. “Bantuan DHS-2 ini bersifat stimulan. Artinya jika masyarakat dapat mengelolanya dengan baik akan mendapatkan bantuan yang lebih besar. Demikian sebaliknya jika tidak bagus atau tidak mampu menjalankan tidak mungkin akan mendapatkan bantuan lagi,” ungkapnya.
Tujuan utama dari program DHS-2 ini adalah untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. “Disamping untuk menunjang kesehatan masyarakat,” jelasnya.(02)





0 komentar