Image Hosting

 
LUBUKLINGGAU- Sejumlah pengusaha beranggapan sudah mendapatkan izin prinsip tidak perlu lagi mengurus izin lainnya. Walaupun sudah memiliki izin prinsip tetap melengkapi izin sesuai dengan bidang usaha. 

Misalnya, pemasangan reklame, selain mengurus izin prinsip, juga tetap mengurus izin reklame dan tetap membayar pajak reklame. “Izin prisip sifatnya mengizinkan akan dilakukannya suatu kegiatan. Artinya, walaupun sudah ada izin prinsip tetap melengkapi izin-izin lainnya tergantung jenis usaha,” kata Asisten III Setda Kota Lubuklinggau, Rahman Sani kepada wartawan koran ini di kantor Walikota Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Selasa (20/4). 

Ditambahkan Rahman Sani, izin prinsip diterbitkan oleh walikota. Akan tetapi diajukan melalui Bagian Hukum Setda Kota Lubuklinggau. “Menerbitkan izin prinsip kewenangan walikota, tentunya setelah melalui proses telaah staf diantaranya Bagian Hukum dan Dinas Teknis.

Misalnya, izin prinsip reklame berukuran besar di tepi jalan tentunya melibatkan Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Kalau berkaitan dengan lingkungan Kantor Lingkungan Hidup (KLH) juga berperan dalam menelaah terhadap izin yang diajukan, apakah akan berdampak negatif terhadap lingkungan atau tidak. Demikian juga syarat lingkungan harus dipatuhi,” ucapnya. 

Maka dari itu, lanjut Rahman Sani, diperlukan koordinasi dalam melaksankan tugas antar unit kerja. Untuk meningkatkan koordinasi dalam melaksankan tugas terkait izin prinsip tadi pihaknya mengadakan rapat bersama Dinas Teknis dan bagian hukum. Rapat diadakan di Op Room Dayang Torek kantor Walikota tersebut dipimpin langsung oleh Sekda Kota Lubuklinggau, Akisropi Ayub. “Pada prinsipnya rapat ini hanya meningkatkan koordinasi dalam menjalankan tugas antar bagian dan Dinas Teknis,” pungkasnya.(02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA