Image Hosting

 
Simpang RCA  dan Lapmer

LUBUKLINGGAU- Camera lifestreaming di simpang RCA dan Lapangan Merdeka (Lapmer) Kota Lubuklinggau tidak berfungsi. Hal itu disebabkan jenis kamera tidak singkron dengan program website yang dimiliki Pemkot Lubuklinggau. 

“Disamping itu, sulit untuk memantau arus listrik untuk menyalakan camera. Karena letak kamera sulit dijangkau sehingga kami kesulitan untuk mengontrol arus listriknya, nyala atau tidak. Untuk memeriksa camera yang dipasang di tiang listrik harus menggunakan mobil tangga. Sementara kami tidak memiliki mobil itu harus pinjam dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Sementara pekerjaan DKP memperbaiki lampu sudah banyak yang menunggu,” demikian diungkapkan Kasubbag, Tata Laksana Pengelola Data Elektronik (PDE), Ira Dwi didampingi Agus Supriono kepada wartawan koran ini di ruang kontrol PDE di komplek Perkantoran Pemkot Lubuklinggau, Jalan Garuda, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Rabu (26/5). 
Untuk itu lanjut dia, kamera akan diganti dengan jenis lain yang singkron dengan program website milik Pemkot Lubuklinggau. “Disamping itu tempat pemasangan kamera dipindahkan. Untuk kamera di simpang RCA akan dipindahkan ke atas Pos Polantas. Sedangkan yang di Lapangan Merdeka dipindahkan di atas kantor Perpustakaan,” paparnya. 
Menurut dia, kamera lifestreaming itu bertujuan untuk promosi Kota Lubuklinggau secara life melalui website Pemkot Lubuklinggau. “Dengan adanya kamera suasana Kota Lubuklinggau dapat dilihat melaui internet. Sehingga bisa di lihat oleh siapun melalui internet,” jelasnya. 

Dia juga mengukapkan, belum maksimalnya updating data baberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di website Pemkot Lubuklinggau. Disebabkan SKPD yang kurang aktif meng-update data. “Dan memang meng-update data tugas masing-masing SKPD. Sedangkan tugas utama PDE menyiapkan sistem,” ungkapnya.. 

Dia, mengaku tidak tahu apa kendala bagi SKPD untuk meng-update data terbaru. Namun demikian kalau SKPD tidak memiliki tenaga yang mampu meng-update data pihaknya siap untuk membantu. “PDE siap membatu, berikan data dengan kami, nanti kami masukan ke dalam website,” janjinya. 

Disamping itu, mulai saat ini pihaknya melakukan jemput bola ke SKPD untuk mengambil data. “Kami juga melakukan jemput bola ke SKPD. Dan kini lima SKPD yang sudah aktif sub domain di website Pemkot Lubuklinggau. SKPD dimaksud yakni Badan Kepagawaian Daerah (Bapeda), Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Kelurahan (BPMPK), Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) dan Dinas Kebudayan Pariwisata (Disbudpar). Sedangkan Dinas Pendidikan (Disdik) punya website sendiri,” sebutnya. Sembari menyebutkan tema website Pemkot Lubuklinggau terus di-update disesuaikan dengan momentum peringatan hari nasional.

Misalnya Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) maka tema website Harkitnas. 

Agus, juga mengakui pihaknya masih kekurangan tenaga. “Tenaga PDE hanya dua orang saya dan Baidilah. Idealnya enam orang, sehingga bisa terlayani semua. Kalau ada enam tenaga tiga untuk mengurusi perawatan jaringan, tiganya lagi petugas meng-update data. Dengan keterbatasan tenaga seperti saat ini kami mengutamakan melakukan perawatan jaringan hotspot. Jika terjadi gangguan kami harus turun ke lapangan. Disamping itu juga keterbatasan laptop. PDE hanya punya satu laptop. Jika memeriksa jaringan hotspot harus pakai laptop untuk mengecek jaringan yang terganggu. Saya berharap kedepan personil dan laptop ditambah, ” harapnya. 
Lebih lanjut Agus menjelaskan, website Pemkot Lubuklinggau sistem multi user. “Dengan sistem tersebut memungkinkankan membuat sub-sub domain. Maka dari itu setiap SKPD dilingkungan Pemkot Lubuklinggau menjadi sub domain,” katanya bangga.(06)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA