Image Hosting

Sidak Industri Batako Ditunda

Selasa, 04 Mei 2010


foto : dok lp
DITUNDA : Tim Pemkot Lubuklinggau tunda Sidak lokasi industri Batako di Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Tampak aktifitas industri batako. Foto diabadikan beberapa waktu lalu.

 

KPP : Sejumlah SKPD Belum Siap 

LUBUKLINGGAU- Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi mengaku belum mendapat laporan dari bawahanya terkait industri batako yang dikeluhkan warga Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Namun demikian Walikota memastikan pihaknya akan menurunkan tim untuk mengecek industri tersebut. 

“Saya belum bisa mengatakan menyalahi atau tidak. Sebab saya belum mendapatkan laporan. Makadiri itu perlu menurunkan tim teknis akan dilihat dulu bagaimana tingkat kebisingannya, folusi udara yang ditimbulkan dari aktifitas industri batako itu. Akan dilihat dulu di lapangan bagaimana kondisi sebenarnya,” demikian diungkapkan walikota kepada wartawan koran ini di Stadion Mini Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, setelah upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Senin (3/5). 

Berbiara mengenai kebisingan, kendaraan juga menimbulkan kebisingan. “Saya tidak bisa serta merta mengatakan industri batako itu menyalahi. Adanya pengduan dari masyarakat perlu dilihat dulu kondisi real di lapangan bagamna sebenarnya. Warga yang melapor merasa tergangu bisa saja disebabkan sentimen pribadi. Bisa saja karena iri usaha orang maju,” ucap walikota. 

Sekdar mengiatkan, beberapa hari lalu koran ini melansir berita keluhan warga RT 03 Kelurahan Marga Mulya terhadap aktivitas industri batako di samping rumahnya. Aktifitas industri batako tersebut selian menimbulkan kebisingan juga menebar folusi debu semen dan pasir di sekitar rumah Effendi Abdullah. 

Menurut PNS dilingkungan sekretariat DPRD Kota Lubuklinggau, dirinya berharap industri tersebut dipindahkan ke tempat lain yang jauh dari pemukinam penduduk. “Saya keberatan karena saya terganggu,” tegasnya. 

Kantor Pelayanan Perinzinan (KPP) Kota Lubuklinggau tunda menunkan tim ke lokasi industri batako Marga Sayo di Kelurahan Marga Mulya tersebut. Semula KKP menjadwalkan akan turun bersama tim, Selasa (4/5), pelaksaannya ditunda Rabu (5/5). Penundaaan tersebut menurut Kepala KPP Kota Lubuklinggau, Syafriadi melalui Kasi Pengelolaan Data dan Pemrosesan, Acep Herdiana, karena beberapa SKPD ada kegiatan lain. Sehingga terpaksa ditunda, adapun SKPD yang belum siap turun yakni Kantor Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Disampaing itu pemilik industri tersebut juga tidak berada di Kota Lubuklinggau. “Pemilik industri sedang diluar kota,” terangnya. 

Sebagaimana diketahui, tim tersebut terdiridari Camat Lubuklinggu Selatan II, Lurah Marga Mulya termasuk Ketua RT 03. Selain itu Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kantor Lingkungan Hidup (KLH), sejumlah warga yang terkena dampak dari industri batako dan anggota DPRD Kota Lubuklinggau. 

Menurut dia, pihaknya mengundang Bappeda karena berkaitan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Sehingga Bappeda bisa menjelaskan apakah lokasi industri tersebut sesuai dengan RTRW Kota Lubuklinggau. Sedangkan DPU untuk mengecek konstruksi bangunan apakah Izin Mendirikan Bangunan (IMB)-nya sesuai peruntukannya, untuk industri atau pertokoan. Disperindag tentunya berkaitan. KLH akan melihat polusi udara yang disebabkan dari aktivitas industri tersebut. Perlu juga mengundang warga guna mengetahui apa benar warga keberatan. Dan apakah memang benar warga sekitar lokasi industri batako itu yang mengirimkan surat protes ke KPP.

“Pada dasarnya KPP hanya memfasilitasi. Jika nantinya masyarakat benar-benar menolak kami tidak bisa menerbitkan izin. Artinya lokasi industri akan ditutup oleh tim. Kalau seandainya pemiliknya tidak mengindahkan rekomendasi tim Pemkot, terpaksa dilakukan upaya penutupan paksa oleh Sat Pol-PP,” tegasnya.(02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA