foto : m yasin/linggau pos
HANCUR : Garasi dan dapur rumah dinas Kepala Pukesmas Sidorejo dirusak orang tak dikenal (OTD). Foto diabadikan Sabtu (5/6).
LUBUKLINGGAU- Pasca dikosongkan oleh keluarga mantan Kepala Puskesmas Sidorejo, dr Albert dapur dan garasi Rumah Dinas (RD) jabatan Kepala Puskesmas tersebut dirusak Orang Tak Dikenal (OTD). Tidak diketahui secara pasti siapa yang melakukan penghancuran dinding samping kanan dan belakang rumah tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun wartawan koran dari berbagai sumber menyebutkan, penghancuran dinding garasi dan dapur rumah itu dilakukan pada malam hari. Sehingga masyarakat sekitar tidak tahu siapa yang melakukannya, namun diduga dilakukan oleh tiga orang.
Kepala Puskesmas Sidorejo, dr DS Ningrum mengaku, tidak tahu pasti siapa yang merobohkan dinding garasi dan dapur rumah itu. Dan kapan kejadian membongkarnya.
Menurut Ningrum, dinding garasi dan dapur dihancurkan secara bertahap. “Sebab sewaktu saya lihat pada hari Jumat baru sebagian dinding yang roboh. Tepatnya dinding dapur dibagian belakang rumah. Lalu Sabtu (5/6) saya lihat dinding garasi juga hancur. Saya tidak tahu kapan orang menghancurkan dinding itu. Berdasarkan informsi warga sekitar, kejadian menghancurkan dinding itu dilakukan pada malam hari,” ungkapnya.
Namun demikian, lanjut Ningrum, dirinya tetap melaporkan persoalan tersebut ke Dinas Kesehatan (Dinkes). “Secara lisan saya sudah melapor ke Dinkes. Dan nanti akan dilanjutkan laporan secara tertulis,” ucapnya.
Kalau dinding yang dihancurkan itu memang dibangun sendiri oleh mantan kepala Puskesmas Sidorejo, dr Albert, tidak dipersolakan. Namun demikian Asisten II sangat menyayangkan penghancuran dinding dapur dan garasi rumah dinas tersebut. “Saya terharu hal itu. Walaupun dinding itu memang dia (dr Albert) yang membangun. Seharusnya tidak seperti itu caranya,” kata Hermansyah Unip.
Kronologis pengosongan rumah dinas jabatan Kepala Puskesmas Sidorejo. Terhitung Januari 2010, dr Albert tidak lagi menjabat selaku Kepala Puskesmas Sidorejo. Ia diganti karena mendapatkan tugas belajar mengambil jurusan dr spesialis. Hingga Mei 2010 RD jabatan kepala Puskesmas hingga Mei 2010 juga tidak diserahkan kepada Disnkes Kota Lubuklinggau. Padahal Dinkes sudah sering kali memperingatkan kepada dr Martha istri dr Albert yang menempati RD itu.
Karena tidak ada penyelesaian akhirnya Diskes mengadukan persoalan itu ke Pemkot Lubuklinggau, Selasa (4/5). Pada hari yang sama Pemkot mengirimkan surat teguran kepada dr Martha istri dr Albert yang menempati RD itu, juga tidak ditanggapi.
Pemkot berencana kembali akan menurunkan tim ke rumah dinas itu untuk mengosongkan rumah dinas secara paksa Senin (31/50), lagi-lagi rencana itu juga dibatalkan. Pada hari yang sama Senin (31/50), dr Martha ke Pemkot Lubuklinggau. Singkat cerita saat itu dr Martha bertemu dengan Asisten II. Dia (dr Martha) berjanji dengan asisten II akan mengosongkan rumah dalam waktu dekat. Alhasil Selasa (1/6) dr Martha menepati janjinya untuk mengosongkan RD.






0 komentar