Image Hosting

LUBUKLINGGAU- Hingga kemarin (Selasa, 1/6) setidaknya sudah 150 meter jalan baru menuju Gua Pondok Batu, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I sudah dibuka. Diperhitungkan untuk mencapai lokasi Gua Batu, jalan yang akan dibuka mencapai 3.000 meter (3 kilo meter) dari Jalan Lingkar Selatan, lebar 6 meter. 

Membuka jalan menuju Gua Pondok Batu merupakan kegiatan fisik Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) 2010. Lahan jalan itu hibah 14 warga setempat. 

Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi berjanji, kedepan jalan yang dibuka melalui kegiatan BBGRM akan ditingkatkan. Dan Gua Pondok Batu akan dikembangkan menjadi objek wisata Kota Lubuklinggau. “Namun sebelum itu perlu peningkatan jalan terlebih dahulu, seperti pengerasan dan pengaspalan. Setelah jalan diaspal baru diprogramkan untuk pengembangan objek wisata Gua Pondok Batu,” janjinya. 

Menurut walikota, untuk pengembangan objek wisata di Kota Lubuklinggau akan mengupayakan minta bantuan pemerintah pusat. “Kalau hanya mengandalkan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kota Lubuklinggau sulit untuk mewujudkannya, sebab APBD Kota Lubuklinggau terbatas,” akunya. 

Walikota mengucapkan terima kasih kepada warga yang menghibahkan tanah untuk membuat jalan baru menuju Gua Pondok Batu. “Saya ucapkan terima kasih. Dengan adanya hibah biaya pembukaan jalan lebih murah. Disamping itu jika tidak ada hibah dari masyarakat kemungkinan pembukaan jalan menuju Gua Pondok Batu ini belum dibuka tahun ini. Artinya dengan adanya hibah mempercepat pembangunan khususnya membuka jalan menuju Gua Pondok Batu,” ucap walikota. 
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Kelurahan (BPMPK) Kota Lubuklinggau, Zulkipliy Idis menambahkan, membuka jalan menuju Gua Pondok Batu dikerjakan oleh warga setempat secara gotong-royong. Dan dibantu alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Lubuklinggau. “Kegiatan pembukaan jalan menuju Gua Batu merupakan sasaran khusus BBGRM 2010. Harapan kedepan gua tersebut bisa dijadikan objek wisata andalan Kota Lubuklinggau,” harapnya. 

Dalam kegiatan BBGRM selain membuka jalan ada juga kegiatan kebersihan, seperti mengaktifkan Jumat bersih dengan melibatkan masyarakat dan membersihkan lingkungan secara gotong royong. Kemudian ada kegiatan penyuluhan tentang pentingnya kebersihan lingkungan, narasumbernya dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP). Kegiatan penyuluhan diadakan diseluruh kecamatan dalam wilayah Kota Lubuklinggau. 

Disamping itu juga ada penyuluhan kepada anak jalanan (Anjal) dan tuna wisma, narasumbernya dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Lubuklinggau. Penyuluhan tentang perhubungan komunikasi dan informatika, narasumbernya dari Dishubkominfo. Pembinaan pengelolaan limbah plastik dijadikan kerajinan tangan. Pembinaan pengelolaan kelapa terpadu seperti VCO, sabut karet, dengan narasumber dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau. 
Selain itu ada kegiatan sosial yakni Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKB dan PP) memberikan pelayanan KB gratis kepada masyarakat dari seluruh kecamatan dalam Kota Lubuklinggau. Kegiatan pelayanan KB gratis diadakan di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I pada saat pembukaan BBGRM. 
Berdasarkan informasi dari Kepala Unit Pelaksana Teknik Dinas (KUPTD) KB dan PP Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Zahara, dari kegiatan pelayanan KB gratis itu setidaknya terjaring 41 peserta KB baru, dengan rincian Implan 16 peserta, suntik 13 peserta dan pil 12 peserta. Selanjutnya pelayanan KB gratis dan pemutaran film akan dilanjutkan di 7 kecamatan lain dengan menggunakan mobil keliling. 

Selanjutnya, ada 10 kegiatan kemasyarakatan yakni gerakan berburu babi, koordinator Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (DTPPK). Vaksinasi dan eliminasi hewan pembawa rabies dari Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak). Perpustakaan keliling ke seluruh kecamatan oleh Kantor Perpustakaan. 

Penyuluhan tentang perlindungan masyarakat dari Kantor Kesatuan bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas). Selain itu memberikan bantuan mesin jahit dan peralatan kelapa terpadu dari Disperindag. Penyuluhan bahaya kebakaran dari Kantor Polisi Pamong Praja (Pol-PP). 

Pelatihan keterampilan bagi pencari kerja bidang kejuruan menjahit utusan PKK Kelurahan dan Karangtaruna dengan penyelenggara Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Penyuluhan/sosialisasi pengelolaan lingkungan hidup seperti mengenai adipura, pengolahan sampah rumah tangga dan daur ulang dari KLH. Sosialisasi percepatan penganekaragaman konsumsi pangan dan gizi (P2PK) dari Kantor Ketahanan Pangan. Dan lomba menu beragam bergizi dan berimbang (3B) tingkat kecamatan Lubuklinggau Timur I dan II. 

Selain itu ada kegiatan keagamaan, diantaranya lomba kesehatan sekolah, peningkatan peran serta masyakarat dan swasta dalam bidang pendidikan dari Dinas Pendidikan (Disdik) dan majelis taklim. “Kegiatan BBGRM berlangsung selama satu bulan dimulai 1 Juni Hingga 1 Juli mendatang,” pungkas Zulkipliy.(06)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA