Image Hosting

KKP Tertibkan Spanduk Musiman

Kamis, 10 Juni 2010

 
LUBUKLINGGAU- Menjelang tahun ajaran baru 2010/2011 spanduk penerimaan siswa/mahasiswa baru bertebaran di sejumlah jalan-jalan utama dalam Kota Lubuklinggau. Dari jumlah spanduk promosi yang dipasang diantaranya ada yang dipasang ditempat yang dilarang. 

“Maka dari itu KPP dan Pol-PP terus melakukan pemantauan di lapangan. Jika menemukan spanduk yang dipasang bukan pada tempatnya kami buka. Kemudian disimpan kalau pemiliknya minta kami berikan, sekaligus memberitahu untuk tidak lagi memasang spanduk bukan pada tempatnya,” seperti diungkapkan Kepala KPP Kota Lubuklinggau, Syapriadi melalui Kasi Pengolahan Data dan Pemeriksaan Izin, Asep Herdiana kepada wartawan koran ini di kantornya. 

Menurut Asep, dari jumlah spanduk penerimaan murid baru hanya segelintir yang tidak mengurus izin. “Ada juga yang tidak ada izinnya, akan tetapi jumlahnya tidak banyak kiri-kira dari 10 spanduk tiga yang tidak ada izin. Kalau yang memasang bukan pada tempatnya cukup banyak. Namun sekarang sudah dipindahkan di tempat khusus pemasangan spanduk,” paparnya. 

Ditambahkannya, dari sejumlah spanduk yang dipasang bukan pada tempatnya disebabkan karena iseng. Maksudnya orang yang memasang spanduk sengaja memasang di tempat yang dilarang bukan karena tidak tahu. Akan tetapi iseng syukur-syukur lolos dari pengawasan. Sebab mereka beranggapan tempat yang dilarang dipasang spanduk merupakan kawasan strategis. 

Asep juga menyebutkan, tempat yang dilarang memasang spanduk yakni di Lapangan Merdeka, di pagar Masjid Agung As-Salam. Kemudian spanduk melintang di atas jalan karena dapat membahayakan pengguna jalan. 

Lebih lanjut Asep menerangkan, selain spanduk penerimaan siswa baru beberapa bulan terakhir di pusat Kota Lubuklinggau juga betebaran spanduk rokok. “Kalau spanduk-spanduk rokok banyak yang tidak ada izin. Mereka beralasan izin spanduk mereka kontrak satu tahun. Akan tetapi ketika diminta menunjukan bukti mereka tidak bisa menunjukannya. Maka dari itu terpaksa spanduknya kami buka,” ungkap Asep. Sembari menyebutkan, pihaknya bersama Pol-PP konsen mengawasi spanduk musiaman tersebut.(06)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA