LUBUKLINGGAU- Kemiskinan tidak bisa ditangulangai oleh satu kelompok. Dan penangulangan kemiskinan bukan hanya tanggungjawab satu kelompok saja.
“Akan tetapi tangungjawab masyarakat secara keseluruhan, pemerintah dan pihak swasta. Bagaimana menyelesaikan masalah kemiskinan secara bersama-sama,” demikian diungkapkan Koordinator Kota Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (Koorkot PNPM)-Mandiri, Iwan Supana kepada wartawan koran ini di sekretariat Koorkot PNPM-Mandiri Jalan Gentayu, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Selasa (29/6).
Menurut dia, persoalan kemiskinan bukan hanya karena tidak memiliki dana atau tidak memiliki aset saja. “Akan tetapi tidak adanya kepedulian termasuk kemiskinan. Kalau tidak ada uang atau tidak memiliki aset itu salah satu indikator kemiskinan. Untuk menanggulangi kemiskinan ini harus dilakukan secara bersama-sama mulai dari masyarakat secara perorangan, pemerintah dan pihak-pihak yang peduli terhadap kemiskinan,” paparnya.
Dalam pertemuan tersebut selain membahas mengoptimalkan penggunaan dana PNPM-Mandiri dan menyamakan persepsi. “Kami juga membahas progres kegiatan di lapangan, perencanaan dan masalah penyerapan dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang ada di Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). Supaya dana itu efektif, efisien, tepat waktu dan dan tepat sasaran,” paparnya.





0 komentar