Image Hosting

 
LUBUKLINGGAU- Kerusakan jalan di wilayah Kota Lubuklinggau mencapai 40 persen. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) belum dapat memperbaiki secara keseluruhan kerusakan jalan dikeranakan terkendala anggaran kurang memadai.
Kepala DPU Kota Lubuklinggau melalui Kabid Bina Marga (BM), K Bahermansyah, Rabu (30/06) mengungkapkan, kerusakan jalan itu sudah diinventarisir oleh pihaknya. “Sekitar 40 persen jalan yang rusak, tapi belum dapat diperbaiki seluruhnya karena anggarannya terbatas,” ungkapnya.

Dia memperediksi, pengajuan dana perbaikan jalan dan jembatan sekitar 140 paket masih dalam pembahasan anggaran perubahan tahun ini belum dapat direalisasikan sepenuhnya.

“Kami mengajukan anggaran dalam ABT sekitar 30 miliar untuk 140 paket, tapi kemungkinan besar tidak dapat dicairkan semua karena terbatasan anggaran, itu pun belum dibagi dengan dinas lainnya,” katanya.

Menurutnya, penyebab utama kerusakan jalan di Kota Lubuklinggau selama ini tidak hanya sekadar oleh faktor alam, melainkan minimnya anggaran untuk membangun atau mem-perbaiki jalan dan jembatan. “Pembangunan dan perbaikan jalan yang dilakukan biasanya hanya 1-2 lapis saja, lebih dari itu belum dapat dikerjakan,” ucapnya.

Terpisah, Rahman, salah seorang pengedara motor meminta DPU dapat memperbaiki ruas jalan longsor di Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur I. “Jalan itu sudah lama longsor, tapi belum juga diperbaiki. Jika dibiarkan begitu saja, maka akan bertambah parah dan menggangu pengguna jalan,” harapnya.(06)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA