Image Hosting

*Untuk Pemasangan Keramik

LUBUKLINGGAU-Pengurus Masjid Baitul Kholiq di RT 04 Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, masih memerlukan bantuan dana untuk pemasangan keramik di bagian depan.

Pasalnya untuk pemasangan keramik tersebut sudah menelan dana lebih kurang Rp 50 Juta berasal dari swadaya masyarakat dan donatur, tetapi masih terutang Rp 40 juta hingga pengurus terus berusaha agar dapat melunasi sisa pembayaran ke toko Indo Keramik, yang menjadi tempat pembelian keramik tersebut.

“Saat ini memang pengerjaan pemasangan lantai depan dengan keramik itu menguras dana hampir Rp 50 juta, dan kami dari pengurus masjid sudah berusaha agar dana yang ada dapat terkumpul hingga pemasangan keramik dapat selesai. Kita tetap berusaha agar pekerjaan pemasangan keramik dapat selesai,” kata ketua Masjid Baitul Kholiq, HA Asyakur didampingi pengurus lainnya, Firdaus, Selasa (3/7).

Selain usaha mencari dana hingga nanti dapat melunasi pembayaran tagihan keramik, Asyakur berharap para dermawan dan donatur dapat memberikan bantuan hingga pemasangan keramik dapat diselesaikan dengan tepat waktu. “Kita mohon bantuan dana dari para donatur hingga pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu,” harapnya sambil menyebutkan, renovasi bangunan masjid ini sudah menghabiskan dana Rp 2 Miliar lebih.

Bantuan yang diperoleh selain dari masyarakat setempat juga bantuan dari Walikota Lubuklinggau, H Riduan Effendi dan Bupati Mura, H Ridwan Mukti. ‘’masyarakat yang membantu yang tinggal di Kalimantan dan Jawa. Antusias masyarakat cukup besar mendukung pembangunan masjid ini,” katanya.
Untuk diketahui, bangunan Masjid Baitul Kholiq berdiri sudah cukup lama dan direhab sejak 1 Januari 2005 lalu. Sampai saat ini bangunan masjid ini memang disokong oleh masyarakat setempat hingga berdiri kokoh dan megah. (01)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA