Image Hosting

Momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

LUBUKLINGGAU- Melalui momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila Walikota Lubuklinggau, H Riduan Effendi mengajak masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Maraknya kejadian pertikaian antar kelompok masyarakat di sejumlah daerah di Tanah Air seperti di Pulau Tarakan, Kalimantan Timur,
Menteng, Jakarta Pusat semoga tidak terjadi di Kota Lubuklinggau. “Saya mengajak kepada kita semua, dimulai dari keluarga kita untuk tidak terpancing isu-isu yang akan merugikan kita sendiri. Jangan kita terpancing propokasi yang dapat menghancurkan kita sendiri,” demikian dikatakan Riduan dihadapan peserta upacara peringatan hari Kesaktian Pancasila di stadion mini Bukit Sulap, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Jumat (1/10).
Disamping itu, Walikota mengharapkan, kepada seluruh elemen masyarakat untuk membantu pihak Kepolisian dan TNI andaikan di lingkungan tempat tinggal masing-masing ada yang mencurigakan cepat laporkan kepada pihak yang berwenang. “Jangan sampai setelah kejadian kita baru menyesalinya betapa pedihnya akibat dari kejadian yang tidak kita inginkan terjadi dibumi pertiwi ini. Kita bisa lihat 45 tahun lalu kekejaman G30S/PKI (Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia),” ucapnya.
Menurut Walikota, pertikaian yang terjadi di sejumlah daerah tersebut bukan budaya Indonesia. “Seperti kita lihat tayangan di televisi pertikaan itu seperti tidak ada lagi rasa solider rasa persatuan dan persatuan. Masing-masing kelompok menunjukan kekuatannya masing-masing. Ini merupakan tanggungjawab kita semua bukan semata-mata tanggungjawab pihak Kepolisian saja. Pesan saya marilah kepada kita sekalian untuk menjaga keamanan dan ketertiban dilikungan tempat tinggal kita masing-masing, jangan sampai terjadi di Kota Lubuklinggau. Ini tanggungjawab kita semua tanpa terkecuali, baik itu pelajar, mahasiswa, pemuda masyarakat, PNS, Polisi, TNI dan sebagainya,” pesan Walikota.
Disamping itu, Walikota menginstruksikan kepada jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) agar menyampaikan kepada anak didik untuk jangan terpancing oleh isu-isu yang akan menimbukan keresahan dikalangan pelajar.
Terkait instruksi Walikota, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Lubuklinggau, Hj Septiana mengatakan, hendaknya kepala sekolah (Kasek) agar menjaga eksistensi anak didiknya untuk tidak berbuat onar atau melakukan sesuatu yang tidak diinginkan. “Jadi tugas orang adalah menjaga ketika anak-anaknya pulang dari sekolah. Kita berharap antara pendidikan di sekolah dari jam yang terbatas selebihnya adalah anak-anak beradi di rumah, kita berharap adanya berkesinambungan pola asuh dan pola pendidikan,” ucapnya.
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dihadiri sejumlah pejabat Pemkot Lubuklinggau diantaranya Sekda, H Akisropi Ayub, Asisten III, H Rahman Sani. Ketua DPRD, Hasbi Asadiki, Waka Polres Lubuklinggau, Kompol Arief Wibowo, Kasdim 0406/Mura, Marzuki.(06)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA