Image Hosting



f- M Yasin/Linggau Pos
BERSIHKAN :
DKP Kota Lubuklinggau membersihakn tumpukan sampah di Kelurahan Nikan Jaya. Tampak  operator bulldozer sedang menindahkan sampah ke dalam dam truk, Sabtu (22/1).

LUBUKLINGGAU-
Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Lubuklinggau kembali membersihkan sampah yang menumpuk di komplek Perumnas Nikan, Kelurahan Nikan Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Untuk mengangkut tumpukan sampah yang sudah ‘menggunung’ itu menggunakan alat berat.  
Kepala DKP Kota Lubuklinggau, Hermansyah melalui Seketaris, Samiono mengatakan, untuk membersihkan tumpukan sampah terpaksa menggunakan alat berat. “Kalau dikerjakan secara manual kapan selesainya,” katanya kepada wartawan koran di Perumnas Nikan, Sabtu (22/1).
Menurutnya sampah tersebut diangkut kemudian dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kelurahan Petanang, Kecamatan Lubuklinggau Utara I. “Sulitnya meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan. Buktinya DKP sudah menyiapkan dua kontainer tapi masyarakat masih saja malas membuang sampah ke dalam kontainer,” ucapnya.
Ia menambahkan, petugas dari DKP sering mengingatkan kepada masyarakat baik secara lisan maupun tertulis agar membuang sampah pada tempatnya. Akan tetapi masih banyak warga membuang sampah sembarangan. Terkadang membuang sampah sambil mengendarai sepeda motor. “Terkadang, ada yang membuang sampah sambil jalan,” ungkapnya.  Lebih lanjut ia mengatakan, kalau warga sekitar kontainer sampah merasa bau, tolong kalau ada warga yang membuang sampah tidak pada tempatnya tolong difoto. “Nanti fotonya kita publikasikan, sebagai pelajaran agar warga lainnya tidak meniru perbuatan tersebut,” katanya.
Selain di Perumnas Nikan, pihaknya juga membersihkan tumpukan sampah di komplek Perumnas Taba Lesatari dan Kelurahan Mesat Jaya. “Tiga titik lokasi kita bersihkan,” sebutnya.
Ditempat lain, Lurah Nikan Jaya, H Ahmad Novandy F mengucapkan, terima kasih kepada DKP yang telah membersihkan sampah yang menumpuk di wilayahnya. “Saya sangat terima kasih dengan DKP,” ucapnya.
Ia menambahkan, kedepannya lurah dan segenap jajarannya akan mengajak masyarakat untuk bergotong royong menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. “Sebagian masyarakat sudah buang sampah pada tempatnya, tapi tidak dapat dipungkiri masih ada juga yang buang sampah sembarangan,” katanya.
Ahmad Novandy menambahkan, menurut laporan dari RT 07 sampah yang menumpuk di dekat kontaniner tersebut bukan warga setempat yang membuang. “Bukan warga setempat akan tapi pemulung yang membuat sampah menjadi berserakan keluar,” pungkasnya.(Mg01)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA