Image Hosting


*Penyebab Banjir di Puncak Kemuning Ditanggulangi

LUBUKLINGGAU-Warga RT 07 Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II lega. Sebab, saluran air penyebab banjir di kawasan tersebut sudah dikembalikan seperti semula.
“Sehingga walaupun hujan deras, puluhan rumah warga yang selama ini sering kebanjiran kini tidak lagi,” demikian diungkapkan lurah Puncak Kemuning, Sugiyanto, kepada wartawan koran ini, Rabu (6/1).
Menurut Sugiyanto, dana pengerukan saluran tersebut dibiayai oleh pemilik lahan. Ada dua orang yang memiliki lahan tempat saluran tersebut, yakni Alman Basri dan Fenny. “Mereka dengan penuh kesadaran mengembalikan saluran air seperti semula, sebagaimana keinginan warga. Gorong-gorong yang ditanam di dalam saluran itu sudah diangkat,” jelasnya, seraya mengatakan pengerjaan pengerukan saluran tersebut sudah selasai beberapa hari lalu.


Ditambahkan Sugiyanto, setidaknya selama tiga hari mengembalikan saluran air seperti semula. Satu hari dikerjakan oleh Alman Basri. Dia (Alman Basri) sewa alat berat untuk satu hari kerja. “Dua hari berikutnya dilanjutkan Fenny. Karena Fenny memiliki alat berat sendiri sehingga tidak menyewa,” terangnya.

Masih kata Sugiyanto, pihaknya sudah melaporkannya ke walikota Lubuklinggau. Serta mengirimkan surat tembusan kebagian Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kota Lubuklinggau.

Sementara itu Kabag Administrasi Pemerintahan Umum Setda Kota Lubuklinggau, Hari Suryanto, membenarkan persoalan banjir di RT 07 Kelurahan Puncak Kemuning sudah selesai. “Saya baru saja menerima surat dari lurah Puncak Kemuning. Intinya, persoalan banjir di kawasan RT 07 Kelurahan Puncak Kemuning itu sudah selesai,” jelasnya sembari menunjukan surat dimaksud. (02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA