*Empat Honorer Nyaris Jadi Korban
LUBUKLINGGAU-Orang yang mengaku Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau meminta sejumlah uang kepada honorer. Uang dimaksud sebagai ‘pelicin’ supaya Surat Keputusan (SK) pengangkatan menjadi CPNS cepat terbit.
Setidaknya ada empat orang honorer di rumah sakit Siti Aisyah nyaris menjadi korbannya. “Untuk memastikannya keempat honorer itu menemui saya,” kata Kepala BKD Kota Lubuklinggau, Surnadi, kepada wartawan koran ini di kantornya kompleks perkantoran Pemkot Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Senin (11/1).
Lebih lanjut Surnadi menjelaskan, orang yang mengatasnamakan dirinya itu meminta transfer uang senilai Rp 9 juta ke nomor rekening salah satu Bank Cabang Tebet, Jakarta. Nomor rekening 053401005140505 atas nama Rino Gunawan. “Saya tidak pernah menghubungi honorer apa lagi meminta sejumlah uang. Tidak benar itu,” tegas Surnadi.
Surnadi menambahkan, untunglah empat orang tenaga honorer RS Siti Aisyah itu tanggap, tidak mudah percaya dan mengambil inisiatif menemui dirinya. “Untunglah mereka menemui saya. Sehingga uang yang diminta si penelepon itu belum sempat dikirim,” ucapnya.
Untuk itu, lanjut Surnadi, diharapkan kepada pegawai maupun honorer di lingkungan Pemkot Lubuklinggau untuk tidak mudah percaya kepada orang yang mengatasnamakan dirinya. “Kalau ada kejadian seperti yang dialami keempat tenaga honorer tersebut, untuk segera menghubungi BKD Kota Lubuklinggau,” pintanya. (02)





0 komentar