LUBUKLINGGAU-Pembentukan Kelurahan Siaga rampung. Program Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau itu sudah ada di 72 kelurahan dalam wilayah Kota Lubuklinggau.
Informasi tersebut dikemukakan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lubuklinggau, Eddy Chandra melalui Kasubid Bina Pemberdayaan Masyarakat, Syakiman kepada wartawan koran ini di kantornya, Sabtu (16/1).
Dia menambahkan, struktur Kelurahan Siaga mulai dari penanggung jawab hingga ke Kelompok Kerja (Pokja). Pokja dimaksud terdiri dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Gerakan Sayang Ibu (GSI), Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan Kejadian Luar Biasa (KLB).
Pada pelaksanaan, Pokja PHBS berperan penting terhadap pendataan atau pengkajian terhadap PHBS, sosialisasi dan penyuluhan. Begitu juga tugas dari Pokja GSI yang akan bertanggung jawab terhadap donor darah, mendata ibu hamil (Bumil), dan penyuluhan.
Sedangkan tugas PSN, diantaranya pemeriksaan jentik nyamuk, mengkoordinir masyarakat untuk melakukan 3M yakni mengubur barang bekas, menutup tempat penampungan air dan mengurus bak mandi. Serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat.
Untuk tugas KLB, yakni memeriksa untuk menemukan kasus pada kejadian luar biasa, seperti penderita DBD, termasuk membantu korban bencana. Serta penyuluhan kepada masyarakat.
“Struktur tersebut bukan asal bentuk saja. Sebelum dibentuk kelurahan siaga Pokja atau yang disebut kader terlebih dahulu sudah dibekali pengetahun melalui pelatihan. Demikian juga koordinatornya mengikuti pelatihan. Setidaknya ada 144 kader se-Kota Lubuklinggau. Masing-masing kelurahan ada dua kader dan satu orang koordinator,” jelasnya.
Dia menambahkan, Sekretariat Kelurahan Siaga di Pusat Kesehatan Kelurahan (Puskeslur). Namun, bagi kelurahan yang belum ada Puskeslur sekretariatnya di kantor Lurah. Sebab, dari 72 kelurahan baru 38 kelurahan yang memiliki Puskeslur. Artinya, 34 kelurahan tidak memiliki Puskeslur,” ungkapnya.
Lebih lanjut dia menyebutkan, dari 38 Puskeslur yang tersebar di delapan kecamatan dalam Kota Lubuklinggau, yakni di Kecamatan Lubuklinggau Timur I ada lima Puskeslur, Timur II dua Puskeslur. Sedangkan di Kecamatan Lubuklinggau Barat I, tiga Puskeslur, Barat II enam Puskeslur.
“Kemudian Kecamatan Lubuklinggau Utara I, empat Puskeslur, Utara II ada enam. Kecamatan Lubuklinggau Selatan I dan Selatan II masing-masing memiliki enam Puskeslur,” sebutnya.
Masih kata dia, delapan kecamatan dalam Kota Lubuklinggau sudah memiliki Puskesmas. “Masing-masing kecamatan satu Pukesmas. Sedangkan Puskesmas Pembantu (Pustu) ada 21 unit,” katanya. (02)





0 komentar