Image Hosting

Pemkot Akan Menertibkan TPU

Kamis, 21 Januari 2010

LUBUKLINGGAU-Pemkot Lubuklinggau akan menertibkan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Mulai dari TPU yang dikelolah secara swadaya masyarakat, hingga pemakaman keluarga.

Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi menjelaskan, masyarakat tidak perlu lagi mengadakan lahan TPU secara swadaya. Termasuk pemakaman keluarga. “Sebab Pemkot Lubuklinggau sudah menyediakan TPU untuk masyarakat. Setiap kecamatan disediakan TPU. Disamping itu nanti satu TPU untuk dua kelurahan,” jelas walikota.

Dengan demikian, lanjut Walikota, masyarakat tidak perlu lagi menyediakan lahan TPU atau membeli lahan TPU secara swadaya, baik itu oleh persatuan amal kematian, dan kelompok masyarakat. Lebih lanjut Walikota menerangkan, kedepan kota akan mengalami perkembangan. Kalau lokasi TPU tidak ditata dari sekarang maka bisa saja kedepan kota ini menjadi kota TPU.

“Bagaiamana tidak disebut kota TPU. Kalau disetiap sudut kota ada TPU, tentunya orang luar akan menyebut kota TPU. Maka dari itu harus ditata sedini mungkin. Dan penataan yang dilakukan Pemkot disesuaikan dengan Detil Tata Ruang (DTR). Jadi tidak sembarangan menempatkan lokasi TPU,” terang Walikota.

Masih kata Walikota, setelah Pemkot Lubuklinggau selesai mengadakan lahan TPU. Maka pihaknya akan menerbitkan peraturan TPU yang disediakan oleh masyarakat secara swadaya. Termasuk pemakaman keluarga akan ditutup. Maksudnya tidak boleh lagi dipakai dalam artian kalau ada orang yang meninggal tidak lagi dimakamkan di TPU swadaya masyarakat atau pemakaman keluarga.

“Nantinya, setiap orang yang meninggal harus dimakamkan di TPU yang disediakan pemerintah,” tegas Walikota. Untuk itu Walikota, mengiatkan agar camat dan lurah mengkoordinasikan masalah TPU kepada masyarakat, jangan sampai ada lagi masyarakat atau kelompok masyarakat membeli atau menyediakan lokasi TPU secara sendiri-sendiri.

Ditambahkan Walikota, TPU Kelurahan Margamulya yang saat ini terjadi prokontra di kalangan masyarat. Sebenarnya persoalan semacam itu tidak perlu terjadi. “Seperti saya katakan tadi masyarakat tidak perlu menyediakan lokasi TPU. Sebab TPU di Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur II sudah bisa digunakan. Maksudnya, kalau ada warga yang meninggal bisa di makamkan di sana. Kalau alasan lokasi TPU itu jauh bukan persoalan. Sebab Pemkot juga sudah menyediakan mobil jenazah gratis. Petugas dari Dinas Kebersiahan dan Pertamanan (DKP) siap mengantarkan ke TPU tersebut,” ungkapnya. (02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA