Image Hosting

LUBUKLINGGAU-Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi ungkapkan digantinya Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Lubuklinggau, Bahaluan. Alasannya, karena kurang cakap dalam mengambil keputusan.

“Disamping itu dia (Bahaluan) tidak ada inisiatif. Kalau semua pekerjaan menunggu perintah walikota untuk apa ada kepala dinas,” kata walikota Lubuklinggau kepada wartawan koran ini di kantornya, Rabu (20/1).

Menurut walikota, pihaknya sudah cukup memberikan kesempatan kepada Mantan Kabid Bina Marga DPU Kota Lubuklinggau itu. Dia (Bahaluan, red) diangkat menjadi Plt karena paling senior di DPU. “Sudah cukup kesempatan yang kami berikan. Bukan berarti kinerjanya tidak baik, akan tetapi ia belum mampu menjadi kepala dinas. Dan apa yang menyebabkan dia diganti tidak perlu disebutkan satu persatu,” ucapnya.

Ketika ditanya sorotan dari anggota DPRD Kota Lubuklinggau menyayangkan Kadis PU di-Plt-kan lagi kepada Herman Derah yang juga menjabat Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan. Dijelaskan walikota, pihaknya sudah mempertimbangkan hal itu. “Kita lihat saja bagaimana kemampuan dan kemauannya dalam bekerja. Janganlah kita melihat dari sisi luar saja. Yang penting komitmennya dalam bekerja. Kita lihat hasilnya nati,” jelasnya.

Walikota kembali menegaskan, kalau Pemkot Lubuklinggau kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM). “Sudah sering saya katakan Pemkot Lubuklinggau sangat kekurangan SDM. Kalau pangkatnya yang sudah memenuhi persyaratan banyak, yang pintar juga banyak. Akan tetapi tidak cukup hanya pangkat tinggi dan pintar saja, tapi harus punya rasa tanggung jawab, kebersamaan dan loyalitas terhadap pekerjaan. Menjadi seorang pemimpin harus punya inisiatif, jangan menunggu perintah baru bekerja,” tegasnya. (02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA