FOTO : BUDI/LINGGAU POS
GOTONG ROYONG : Masyarakat RT 05 Kelurahan Majapahit Kecamatan Lubuklinggau Timur I melakukan gotong royong membangun jalan setapak, Minggu (7/3). Proyek jalan ini menggunakan dana PNPM Mandiri.
LUBUKLINGGAU- Masyarakat RT 05 Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, gotong royong membangun jalan setapak di Jalan Kamandanu, Minggu (7/3). Pembangunan jalan setapak dengan panjang 47 meter dan lebar 2,5 meter menggunakan dana dari PNPM Mandiri untuk Kelurahan Majapahit.
Lurah Majapahit, Mulyadi Pabena mengatakan, pengerjaan jalan rigit tanpa tulang ini dinilai lebih efektif dikerjakan masyarakat setempat karena hasilnya bisa dilihat langsung. “Apalagi yang mengawasi pembangunan masyarakat RT 05 sendiri. Sehingga hasil pengerjaan bisa dinilai warga di sini, dan bisa dibandingkan dengan pengerjaan jalan dilakukan pemborong yang terkadang hasilnya kurang maksimal,” papar Mulyadi Pabena, kemarin.
Selanjutnya, Mulyadi menyatakan, pengerjaan proyek jalan setapak membuat masyarakat merasa memiliki, karena mereka yang mengerjakan langsung dengan dana PNPM Mandiri. “Kami harapkan dengan proyek semacam ini dapat meningkatkan kualitas proyek yang ada di kelurahan,” harap Mulyadi.
Sedangkan Ketua BKM Majapahit Berseri, Taburoni mengatakan, pengerjaan jalan setapak di RT 05 termasuk bagian dari program PNPM Mandiri yang digulirkan tahun ini. “Kami memperkirakan pengerjaan proyek dari dana PNPM Mandiri akan selesai pada akhir Maret, karena sejumlah pengerjaan proyek sudah dikerjakan warga,” kata Taburoni seraya menyebutkan, proyek sudah dilaksanakan antara lain di RT 04, RT 08, juga RT 01.
Ditempat yang sama, Imam Senen, warga RT 05 Majapahit mengatakan, gotong royong dilakukan masyarakat di sini dengan membangun jalan setapak dinilai sangat baik. “Gotong royong ini cukup positif bagi warga karena bisa memupuk tali silaturrahmi antar masyarakat RT 05 khususnya, dan warga Majapahit pada umumnya. Apalagi dilihat kesibukan masing-masing dari berbagai profesi, warga di sini menilai gotong royong sangat berarti sekali,” ujar Imam Senen, kemarin.(06)





0 komentar