foto : leo/linggau pos
Foto Bersama : Anggota BKM Tri Tunggal foto bersama di sekretariat BKM Kelurahan Ponorogo, Rabu (7/4).
Berharap Dana Lebih Besar dari Sebelumnya
Leo Mura, Ponorogo
Ketua BKM Tri Tunggal, Abdul Kadir menyatakan, dana pertama yang diterima BKM Tritunggal hanya 50 juta. “Dengan dana pertama yang minim tersebut dapat melakukan 11 kegiatan, yakni sembilan kegiatan lingkungan dan dua kegiatan sosial,” Rabu (7/4).
Pada kegiatan sosial BKM Tri Tunggal melakukan bedah empat unit rumah di RT 01 dua unit rumah. Kemudian RT 02 dan RT 03. Selain itu, kegiatan sosial juga dilakukan dengan memberi bantuan kepada anak yang tidak mampu dan jompo.
Selanjutnya pengerasan jalan tersebut dibangun di RT 03, RT 04, RT 05 dan RT 06. Kesemua itu telah dilakukan sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat. “Alhamdulillah, di Kelurahan Ponorogo ini sudah dapat membangun siring batubata dengan panjang 90 meter juga siring batu kali dengan panjang 90 meter, dan merehab beberapa rumah,”katanya.
PNPM merupakan kegiatan pendamping, jadi masyarakat sangat mengharapkan kedepannya baik dari segi sarana dan prasarana serta infrastruktur di Kelurahan Ponorogo. Masyarakat mengharapkan akan lebih ditingkatkan kualitas mutu dan mekanisme dalam penerapan program tersebut.
“Dalam peningkatan ini harus menerapkan kedekatan kepada masyarakat. Dan sesama tim harus diciptakan kekeluargaan peduli dan transparan,” ungkapnya.(*)






0 komentar