Image Hosting

 
LUBUKLINGGAU- Sedikitnya 400 pemohon sudah mengajukan permohonan pinjaman dana bergulir ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Lubuklinggau. Namun, dari 400 pemohon baru 100 orang yang mengembalikan formulir. 
“Hingga hari ini (kemarin,red) baru 100 pemohon mengembalikan formulir,” kata Kadisperindag Kota Lubuklinggau, Hj Masnun Syahrin melalui Kasi Meteorologi dan Bantuan Modal, Dedy Aprian kepada wartawan koran ini di kantornya, Selasa (13/4). 
Ditambahkannya, bagi pedagang dan pengusaha kecil yang akan mengajukan pinjaman dana bergulir harus melengkapi persyaratan yang harus diserahkan ke Disperindag Kota Lubuklinggau. Persyaratan yang harus dilengkapi tersebut antara lain foto copy KTP, foto copy KK, surat keterangan usaha dari kelurahan, pas photo, dan harus melampirkan foto copy agunan (foto copy surat jaminan seperti foto copy BPKB atau foto copy surat tanah yang dimiliki oleh pemohon).
“Pedagang dan pengusaha kecil tidak serta merta langsung mendapatkan dana. Setelah menyerahkan permohonan pinjaman selanjutnya akan disurvei terlebih dahulu. Survei bertujuan untuk mengetahui apakah usaha yang dimiliki oleh pemohon benar-benar ada dan memang layak untuk diberikan pinjaman modal,” terangnya. 
Sama seperti pinjaman tahun sebelumnya, setiap pengusaha kecil akan mendapatkan pinjaman bantuan modal sebesar 5 juta per UKM. Pinjaman itu harus dikembalikan dalam jangka waktu 16 bulan. “Per bulan rata-rata mereka mengembalikan pinjaman sekitar Rp 328.125. Dan mereka harus menyerahkan foto copy agunan, seperti BPKB kendaraan bermotor 2008 keatas atau sertifikat tanah sebagai jaminan,” jelas Dedy. 
Sebagaimana diketahui, tahun ini Disperindag Kota Lubuklinggau kembali menyalurkan pinjaman dana bergulir bagi pelaku usaha kecil, Rp 1 miliar diperuntukan bagi 200 pelaku usaha.(mg01)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA