Image Hosting


 foto : m yasin/linggau pos
AKSI : Kelompok Pencinta Alam Gamer Adventure Team (KPA GAT) melakukan aksi unjukrasa untuk memperingati Hari Bumi di Simpang RCA Kota Lubuklinggau, Kamis (22/4).

LUBUKLINGGAU- Eksplorasi tambang golongan C di Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II sudah sangat memprihatinkan. Betapa tidak, sebagian lahan di kawasan itu sudah berubah menjadi seperti mirip danau. 
“Stop eksplorasi tambang liar atau yang tidak sesuai izin,” demikian tegaskan, Rizal Syaputra Koordinator aksi dari Kelompok Pencinta Alam Gamer Adventure Team (KPA GAT) saat melakukan aksi unjuk rasa memperingati Hari Bumi di Simpang RCA Kota Lubuklinggau, Kamis (22/4).

Menurut dia, melihat kondisi tambang galian C di Siring Agung itu dapat menimbulkan bencana alam tanah longsor. “Maka dari itu dia berharap Pemkot Lubuklinggau memperhatikan dampak lingkungan yang kemungkinan akan timbul disebabkan eksplorasi tambang liar atau yang menyalahi aturan,” ucapnya. 

Dia mengajak masyarakat agar peduli terhadap lingkungan. “Mari kita peduli terhadap lingkungan dimulai dari rumah kita sendiri. Marilah kita sama-sama melestarikan dan menjaga hutan kita. Akibat dari gundulnya hutan dan eksplorasi tambang dapat menimbulkan bencana,” ajaknya.

Disamping itu dia mengimbau masyarakat khususnya warga Kota Lubuklinggau untuk hemat penggunaan energi bahan bakar fosil seperti minyak bumi, gas dan batubara. Tidak itu saja dia juga mngingatkan agar selalu menjaga pencemaran sungai dan lingkungan. “Sebuah pertanyaan untuk kita semua, apakah upaya kita untuk ikut membantu kelestarian alam,” imbuhnya. 

Sebelumnya pengunjuk rasa long mach dari Lapangan Merdeka Kota Lubuklinggau hingga ke Simpang RCA Kota Lubuklinggau. Aksi tersebut diikuti puluhan pengunjuk rasa.(02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA