Image Hosting

LUBUKLINGGAU- Peserta Keluarga Berencana (KB) baru pada 2009 di Kota Lubuklinggau mencapai 108 persen. Sedangkan pencapaian peserta KB aktif 82 persen. 
Demikian diungkapkan Kabid Keluarga Sejahtera Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Taruna Rosevelt kepada wartawan koran ini setelah membuka rapat koordinasi KB di Auditorium Kemal Hotel Hakmaz Taba Kota Lubuklinggau, Sabtu (17/4). 

Menurut dia, angka tersebut menunjukan program KB di Kota Lubuklinggau cukup berhasil. “Dan secara nasional, Provinsi Sumsel menduduki peringkat ketiga dari empat provinsi terbaik pencapaian peserta KB. Dari 33 provinsi di Indonesia ada empat provisi terbaik pencapaian program KB,” ucapnya didampingi Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKB dan PP) Kota Lubuklinggau, Bir Sulaiman dan Kabid Keluarga Sejahtera BKB dan PP, Suprihyatno. 

Hal itu, lanjut dia, ditandai angka laju pertumbuhan penduduk Sumsel 1,4 persen per tahun, kemudian angka kelahiran 2,7 per tahun, dan anak ideal kawin pertama (usia perkawinan) 19,4 tahun. “Kami menargetkan 21 tahun pada 2014 nanti. Harus dewasakan usia perkawinan. Sebab, kalau kawin muda rentang waktu melahirkan anak lebih lama. Maka dari itu perlu didewasakan usia perkawinan,” terangnya.

Adapun tujuan diadakan Rakor KB yakni untuk mengevaluasi hasil kerja tahun lalu. Dan menyusun langkah-langkah strategis yang akan diambil untuk menjalankan program tahun mendatang. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan petugas KB, kader KB, tokoh masyarakat, dan camat se-Kota Lubuklinggau. Tidak hanya itu juga dihadiri anggota Polri dan TNI-AD. 

Dalam kesempatan tersebut BKKBN Sumsel memberikan bantuan dana bergulir untuk empat kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS). Satu kelompok mendapatkan pinjaman lunak Rp 5 juta.(02)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA