Image Hosting

PRONA 2009 Terealisasi 1.700

Rabu, 07 April 2010

LUBUKLINGGAU- Proyek Nasional Agraria (PRONA) yang dilakukan Kantor Pertanahan Kota Lubuklinggau 2009, mencapai target yakni 1.700 bidang tanah. Jumlah tersebut sesuai target PRONA yang ditetapkan Kanwil BPN Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Sedangkan target PRONA 2010, hanya 400 bidang tanah. PRONA 2010 belum dilaksanakan karena masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari BPN Sumsel tetang penetapan lokasi yang dijadikan objek PRONA. Informasi tersebut seperti diungkapkan Kasubsi Pengukuran Pemetaan BPN Kota Lubuklinggau, Jauhari, kepada wartawan koran ini di kantornya Jalan Yos Sudarso, Kota Lubuklinggau, Selasa (6/4).
Menurut dia, PRONA bertujuan untuk percepatan pendaftaran tanah di masing-masing daerah. Disamping itu membantu masyarakat mensertifikatkan tanah secara massal. Ditambahkannya, pada PRONA ada tim turun ke lapangan untuk mendata kelurahan-kelurahan dalam wilayah Kota Lubuklinggau yang menjadi objek PRONA. Tim tersebut terdiri dari tim penyuluhan, tim pengukuran, dan tim pemantauan.
“Bagi masyarakat yang akan mengikuti PRONA cukup datang ke kantor Kelurahan masing-masing. Persyaratannya, yaitu kecamatan dan kelurahan harus masuk dalam wilayah yang ditetapkan Badan Pertanahan. Selain itu tanah yang dimiliki masyarakat yang masuk dalam wilayah PRONA tidak ada sengketa, dan harus memiliki surat-surat tanah, memiliki KTP, dan KK. Kemudian tanah yang diajukan untuk mengikuti PRONA harus ada Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) PBB,” jelasnya.(mg01)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA