Image Hosting


foto : m yasin/linggau pos
SENSUS : Petugas Sensus Penduduk 2010 mendata Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi di rumah dinas Walikota Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Petanang Ulu Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Selasa (4/5).


LUBUKLINGGAU- Lima orang petugas Sensus Penduduk (SP) melakukan pencacahan di Rumah Dinas (RD) Walikota Lubuklinggau di Jalan Sukarno Hatta, Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Selasa (4/5). Dalam pendataan tersebut walikota disodorkan sejumlah petanyaan oleh petugas sensus.

Dari hasil wawancara Walikota, Riduan Effendi didampingi istri tercinta Septiana Zuraida. Walikota menerangkan, ada 9 orang yang menetap di RD walikota, selain walikota dan istrinya sejumlah staf rumah tangga dan anggota Sat Pol-PP. “Sejumlah staf rumah tangga dan Sat Pol-PP tersebut sudah lebih dari satu tahun menetap di RD walikota,” katanya.

Selain mewawancarai Walikota, Riduan dan istrinya Septiana Zuraida, petugas SP juga menanyakan satu persatu warga yang menetap di RD walikota. Setelah melakukan pendataan petugas SP menempel stiker di pintu masuk RD walikota.
Kepada wartawan walikota mengatakan, SP dilakukan 10 tahun sekali. SP tidak sekedar untuk mengetahui jumlah penduduk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) semata akan tetapi hasil dari SP menjadi rujukan atau bahan pemerintah pusat untuk menentukan arah kebijakan 10 tahun kedepan. Salah pendataan akan berdampak terhadap kebijakan pemerintah kedepan. Artinya SP 2010 ini bukan hanya kepentingan pemerintah saja, akan tetapi warga negara juga berkepentingan terhadap SP.

“Makadari itu saya menghimbau kepada warga khususnya yang berdomisili di Kota Lubuklinggau agar berperan aktif terkait SP ini. Maksudnya kalau merasa belum di data oleh petugas agar melaporkan kepada pemerintah setempat, bisa kepada ketua rukun tetangga (RT) atau lurah setempat. Jangan sampai ada satu pun warga Kota Lubuklinggau yang tidak terdata,” imbuhnya.

Walikota berharap, ada kerjasama yang baik semua pihak terhadap kegiatan SP 2010. Baik itu bagi petugas SP, aparatur pemerintah dan masyarakat. “Tanpa dukungan semua pihak hasil SP 2010 tidak akan maksimal. Marilah kita sama-sama mendukung mensukseskan SP 2010,” ajaknya.

Menurut walikota, sejauh ini petugas SP mengaku belum ada hambatan dalam melakukan SP sejak dimulai 1 Mei lalu. “Mudah-mudahan hingga berakhirnya masa tugas SP tidak ada kendala yang dihadapi petugas dan mendapatkan data yang benar-benar akurat sehingga bisa dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Lubuklinggau, Helmi Tarmizi dan sejumlah staf BPS Kota Lubuklinggau ikut mendampingi petugas SP. Selain itu Camat Lubuklinggau Utara I, Zainal Arifin, Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Lubuklinggau, Ruslan Erli mendapingi walikota.(06)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA