foto : m yasin/linggau pos
INFAQ :
Walikota Lubuklinggau Riduan Effendi (tengah) membuka kunci kotak infaq dipegang Sekda, Akisropi Ayub disaksikan Ketua BAZ, Rahman Naning dan Sekretaris BAZ, Luthfi Ishak di Balai Kota, Jumat (11/6).
Hasilnya Rp 31.897.900
LUBUKLINGGAU- Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Lubuklinggau membuka kotak infaq dan shadaqoh yang dititipkan di kantor dinas dan instasi dan rumah makan yang ada di Kota Lubuklinggau. Total dana yang terkumpul Rp 31.897.900.
Walikota Lubuklinggau, Riduan Effendi mengatakan, isi kotak infaq seluruh SKPD hingga kelurahan akan diumumkan. “Pada saat apel bulanan nanti hasilnya akan diumumkan, bukan untuk memalukan tapi untuk memotivasi,” ucapnya.
Walikota meyakinkan, berinfaq tidak akan membuat orang menjadi miskin. “Justru dengan bershadaqoh rezeki kita akan berlipat ganda. Hal itu sudah saya rasakan sendiri manfaatnya,” ucapnya meyakinkan.
Ketua BAZ Kota Lubuklinggau, H Rahman Naning didampingi Sekretaris, H Luthfi Ishak mengatakan, pembukaan kotak infaq dan shadaqoh secara massal baru kali ini dilakukan. Dan pihaknya mulai saat ini menjadwalkan membuka kotak tiga bulan sekali. Sedangkan untuk pendayagunaan infaq dan shadaqoh dilakukan dua kali dalam satu tahun.
Mengenai mekanisme pendistribusian dan pendayagunaan masing-masing seksi membuat profosal. “Selanjutnya dibahas oleh pengurus BAZ, hasilnya disampaikan kepada Dewan Pertimbangan BAZ Kota Lubuklinggau dalam hal ini Walikota. Penerima ditetapkan oleh Dewan Pertimbangan BAZ,” terangnya.
Lebih lanjut Rahman Naning menerangkan, distribusi untuk konsumtif delapan asnaf. “Dengan demikian dana yang diberikan kepada delapan asnaf tidak dipertanggungjawabkan. Sedangkan pendayagunaan diperuntukan pinjaman dana bergulir bagi pelaku usaha kecil. Dana yang digulirkan harus dikembalikan dalam tempu 10 hingga 12 bulan. Hingga saat ini BAZ Kota Lubuklinggau sudah menggulirkan dana kepada 232 pelaku usaha kecil,” jelasnya.
“Untuk Dana bergulir tidak boleh mengambil dari uang zakat. Yang bisa dijadikan dana bergulir hasil dari infaq dan shadaqoh yang terkumpul,” katanya.
Adapun 31 kotak yang belum diserahkan yakni kotak di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Lubuklinggau, KUA Kecamatan Lubuklinggau Barat I, KUA Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Rumah Makan (RM) H Ansori, KUA Kecamatan Lubuklinggau Timur I, dan KUA Timur II. Selanjutnya Bank Syari’ah Mandiri, DPRD, Camat Lubuklinggau Timur II, RM Singgalang Jaya (Lubuk Kupang), Pengadilan Negeri, Polres, Kodim 0406/Mura, PDAM Tirta Bukit Sulap, MAN 2. Berikutnya Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kadin.
Berikutnya kontak infaq di kantor Kelurah Jawa Kanan SS, Jawa Kiri, Moneng Sepati, Ekamarga, Siring Agung, Batu Urip, Mesat Seni, Durian Rampak Simpang Periuk, Perumnas Rahma, Jukung, Lubuk Binjai dan Kelurahan Air Temam. Ingin mengetahui hasil infaq per SKPD lihat tabel.(06)





0 komentar