Image Hosting


 foto : m yasin/linggau pos

KPE : Kartu Pegawai Elektonik.


LUBUKLINGGAU- Cara menggunakan Kartu Pegawai Elektonik (KPE) di lingkungan Pemkot Lubuklinggau tampaknya masih kurang sosialisasi. Terbukti, dari sejumlah PNS mengaku tidak mengerti cara menggunakan KPE milik mereka. 

Bahkan ada yang tidak tahu kelebihan dari KPE dibandingkan kartu pegawai (Karpeg) biasa yang digunakan selama ini. “Saya belum tahu bagaimana cara menggunakannya,” kata salah seorang PNS di salah satu SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkot Lubuklinggau. 

Menurut dia, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau belum melakukan sosialisasi kepada PNS pengguna KPE. “Tiak ada sosialisi khusus dari pihak berwenang. Hanya diberitahukan sekilas saja pada saat sesi pemotretan tahun 2009,” ungkapnya. 
Ketika diberi tahu bahwa KPE berfungsi sebagai kartu kredit dan bisa mengambil uang di ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Tetapi ia tampak tidak percaya dan belum paham betul dengan penjelasan tersebut. “Ah yang benar, bagaimana cara menggunakannya,” ucapnya kembali bertanya sambil membolak-balik KPE yang sedang dipegangnya, sembari mencari keterangan dibungkus KPE. 

Berdasarkan temuan koran ini, dari sejumlah KPE ditemukan kesalahan, diantaranya salah memasang foto. Misalkan pemilik KPE A, tetapi dipasang ke pemilik KPE B. Ada juga yang salah NIP (Nomor Induk Pegawai). 

Kepala BKD Kota Lubuklinggau, Surnadi saat dikonfirmasi wartawan koran ini mengatakan, sebenarnya keterangan yang tertera di KPE itu lengkap. “Mereka (PNS) kan orang intelek masak tidak mengerti, keterangan di KPE itu cukup jelas. Tidak mungkin kami melakukan sosialisasi per individu,” jelasnya kepada wartawan koran ini Jumat (11/6). 
Mengenai KPE yang salah akan dibuat baru. Jadi bagi PNS yang mendapatkan KPE yang salah baik itu terjadi kesalahan foto maupun NIP harap dikembalikan ke BKD. “Nanti akan kami kembalikan ke BKN untuk dicetak ulang,” imbuhnya. Menurut Surnadi, kesalahan tersebut bukan faktor kesengajaan melainkan hanya human error. 

Terkait banyaknya PNS yang tidak tahu cara mengaktifkan KPE disikapi pihak Bank Sumselbabel. Menurut Pimpinan Bank Sumselbabel, Samiludin, dalam waktu dekat pihaknya akan jemput bola dengan cara mendatangi langsung ke kantor SKPD dilingkungan Pemkot Lubuklinggau. “Nanti kami menurunkan tim ke SKPD. Selain mensosialisasikan cara mengaktifkan KPE juga langsung menyerahkan PIN (Personal Identification Number) standar kepada pemilik KPE,” ungkapnya. 

Lebih lanjut Samiludin menerangkan, sedangkan untuk mengaktifkan KPE pemilik harus ke ATM. “Dengan mengetahui PIN standar yang diberikan petugas bank nantinya PNS langsung bisa mengaktifkan KPE di ATM,” jelasnya. 
Untuk diketahui dari 2.350 PNS dilingkungan Pemkot Lubuklinggau yang sudah didata dan diambil foto untuk pembuatan KPE pada 2009 lalu, baru 1.975 KPE yang sudah selesai. Sedangkan total PNS Pemkot ada 4.600 jiwa.(06)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA