KPE : Kartu Pegawai Elektonik.
LUBUKLINGGAU- Cara menggunakan Kartu Pegawai Elektonik (KPE) di lingkungan Pemkot Lubuklinggau tampaknya masih kurang sosialisasi. Terbukti, dari sejumlah PNS mengaku tidak mengerti cara menggunakan KPE milik mereka.
Bahkan ada yang tidak tahu kelebihan dari KPE dibandingkan kartu pegawai (Karpeg) biasa yang digunakan selama ini. “Saya belum tahu bagaimana cara menggunakannya,” kata salah seorang PNS di salah satu SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkot Lubuklinggau.
Ketika diberi tahu bahwa KPE berfungsi sebagai kartu kredit dan bisa mengambil uang di ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Tetapi ia tampak tidak percaya dan belum paham betul dengan penjelasan tersebut. “Ah yang benar, bagaimana cara menggunakannya,” ucapnya kembali bertanya sambil membolak-balik KPE yang sedang dipegangnya, sembari mencari keterangan dibungkus KPE.
Berdasarkan temuan koran ini, dari sejumlah KPE ditemukan kesalahan, diantaranya salah memasang foto. Misalkan pemilik KPE A, tetapi dipasang ke pemilik KPE B. Ada juga yang salah NIP (Nomor Induk Pegawai).
Mengenai KPE yang salah akan dibuat baru. Jadi bagi PNS yang mendapatkan KPE yang salah baik itu terjadi kesalahan foto maupun NIP harap dikembalikan ke BKD. “Nanti akan kami kembalikan ke BKN untuk dicetak ulang,” imbuhnya. Menurut Surnadi, kesalahan tersebut bukan faktor kesengajaan melainkan hanya human error.
Terkait banyaknya PNS yang tidak tahu cara mengaktifkan KPE disikapi pihak Bank Sumselbabel. Menurut Pimpinan Bank Sumselbabel, Samiludin, dalam waktu dekat pihaknya akan jemput bola dengan cara mendatangi langsung ke kantor SKPD dilingkungan Pemkot Lubuklinggau. “Nanti kami menurunkan tim ke SKPD. Selain mensosialisasikan cara mengaktifkan KPE juga langsung menyerahkan PIN (Personal Identification Number) standar kepada pemilik KPE,” ungkapnya.
Untuk diketahui dari 2.350 PNS dilingkungan Pemkot Lubuklinggau yang sudah didata dan diambil foto untuk pembuatan KPE pada 2009 lalu, baru 1.975 KPE yang sudah selesai. Sedangkan total PNS Pemkot ada 4.600 jiwa.(06)






0 komentar