LUBUKLINGGAU- Pasca kerusakan pompa air milik Perusahan Air Minum Daerah Tirta Bukit Sulap (PDAM TBS) Kota Lubuklinggau distrubusi air bersih belum maksimal. Hal itu disebabkan karena persedian air di bak penampungan (reservoir) dan air di dalam pipa induk kosong.
“Akibatkan papa induk terisi udara sehingga tekanan air dari reservoir sulit masuk ke dalam pipa,” demikian diungkapkan Direktur PDAM TBS Kota Lubuklinggau, Suparman melalui Kabag Teknik, Mahizul Harari kepada wartawan koran ini, Senin (28/6).
Lebih lanjut dia mengatakan, pertama pompa di Sungai Kelingi yang rusak. Sedang memperbaiki pompa Sungai Kelingi, giliran pompa air di Air Apur yang rusak. Proses perbaikan pompa mambutuhkan waktu cukup lama. Sebab setelah diperbaki pompa kembali rusak. Disamping itu kesulitan mencari onderdil.
Onderdilnya harus pesan di Jakarta. Daripada menunggu onderdil sehingga diatasi dengan cara menempah di salah satu bengkel yang ada di Kota Lubuklinggau. “Daya tahan produksi pabrik tentu berbeda dengan buatan bengkel. Produksi pabrikan tentu lebih tahan lama. Daripada menunggu lama, untuk sementara waktu pakai buatan bengkel lokal,” akunya.
Dia juga tidak menampik, saat baru pompa air baru dioperasikan pasca kerusakan air-nya keruh. Sebab saat itu IPA tidak ada air sehingga endapan ikut terdorong sampai ke rumah pelanggan. “Sekarang air sudah jernih,” pungkasnya.(06)





0 komentar