Image Hosting

Puskeslur Mesat Seni Terlantar

Kamis, 03 Juni 2010



foto : istimewa
TERLANTAR : Puskeslur Mesat Seni rusak berat karen tidak digunakan. Foto diabadikan Rabu (2/6).

foto : istimewa
HILANG : Dinding penyekat dan plafon Puskeslur Mesat Seni hilang

Kondisi Rusak Berat 

LUBUKLINGGAU- Pusat Kesehatan Kelurahan (Puskeslur) Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II terlantar. Ironisnya beberapa bangunan itu sudah rusak padahal belum sempat difungsikan. 

Berdasarkan pengamatan wartawan koran ini, Pukeslur itu kondisinya sangat memprihatinkan. Sebab beberapa bagian didinding bangunan terlihat banyak yang retak. Demikian juga salah satu sudut pondasi bangunan sudah retak. Disamping itu tangga Puskeslur yang berada di atas tanah tinggi itu sudah banyak yang pecah. Plafon dan dinding penyekat terbuat dari plywood sudah hilang. Yang tinggal hanya kerangkanya saja, baik kerangka dinding penyekat dan juga kerangka plafon. Bahkan pintu utama Puskeslur sudah rusak, karena kaca yang melekat di pintu sudah hilang. 

Menurut keterangan warga setempat, initial JY, Pukeslur itu dibangun pada 2008. “Setelah selesai dikerjakan, kami berharap Puskeslur itu difungsikan. Sebab pembanguan Pukeslur itu memang usulan dari warga mengiat Puskesmas Taba cukup jauh. Maka diri itu melalui Musrenbang 2006 kami mengusulkan pembangunan Puskeslur. Sehingga pada 2008 dibangunlah Puskeslur itu. Saat itu masyarakat sangat antusias atas pembanguan Puskeslur itu, disamping senang karena usulan dipenuhi juga ada harapan kalau mau berobat tidak perlu lagi ke Puskesmas Taba,” paparnya. 

Namun demikian harapan itu, lanjut dia, hingga saat ini tidak terwujud. “Justru bangunan Puskesmas keburu rusak. Kalau saja sudah difungsikan tidak mungkin bangunan itu rusak berat seperti saat ini,” ungkapnya. Namun demikian dia, tetap berharap Puskeslur itu dapat difungsikan. “Bagaimana caranya fungsikan Puskeslur itu. Kami berharap Puskeslur berfungsi. Sehingga bangunan itu tidak mubazir saja,” harapnya. 

Terpisah, Kepala Puskesmas Taba, dr Juharsah saat dikonfirmasi wartawan koran ini mengatakan, belum difungsikannya Puskeslur itu karena belum serah terima dari Dinas Kesehatan (Dinkes) kepada Puskeslur. “Bagaimana kami akan membuka Puskesmas kalau kuncinya belum diserahkan kepada kami,” akunya, Selasa (1/6) 

Namun demikian, lanjut Juharsah, pihaknya sudah lama menyiapkan tenaga medis untuk ditugaskan di Puskesmas itu. “Saya sudah meng-SK-kan tenaga medis untuk ditugaskan di sana (Puskeslur Mesat Seni). Karena kunci Puskeslur belum diserahkan maka saya belum bisa memfungsikannya,” pungkasnya.(06)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA