LUBUKLINGGAU-Senin (17/1) distribusi air Perusahan Air Minim Daerah Tirta Bukit Sulap (PDAM-TBS) Kota Lubuklinggau secara tiba-tiba tidak mengalir. Akibatnya masyarakat yang mengandalkan air bersih dari PDAM-TBS kecewa.
“Air PDAM mati sangat merugikan pelanggan. Kita ambil contoh kecil saja, kita jadi tidak bisa mandi, mencuci kalau tidak ada air. Kalau air PDAM tidak mengalir dalam waktu lama sangat dirugikan,” kata Ahyarudin warga RT 03, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I kepada wartawan koran ini, Senin (17/1).
Disampaing itu lanjutnya, bukan hanya konsumen rumah tangga yang dirugikan. “Akan tetapi usaha cuci steam motor dan mobil saya rasa akan terkena dampaknya,” tambahnya.
Ditempat lain, Direktur PDAM-TBS Kota Lubuklinggau, Izhar Safawi melalui Kasubag Umum dan Personalia, Yasykur Ketika wartawan koran ini mengkonfirmasi langsung ke PDAM-TBS terungkap air PDAM tidak mengalir akibat adanya kerusakan pompa intake di Sungai Kelingi.
“Pompa intake rusak sehingga distribusi air mengalami gangguan, tidak mengalir ke konsumen. Jika masih ada yang dapat air, itu hanya sisa yang ada didalam pipa distribusi,” ungkapnya.
Ia tidak bisa menduga berapa lama pemadaman. “Belum bisa ditentukan karena masih dalam perbaikan. PDAM-TBS memohon maaf kepada seluruh pelanggan dengan mengeluarkan pengumuman resmi No: 690/13/ PDAM/ 1/2011. Kami akan berupaya meningkatkan pelayanan kepada konsumen,” pungkasnya.(Mg-01)





0 komentar