Image Hosting

LUBUKLINGGAU-Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Kota Lubuklinggau menargetkan pendapatan pajak 2011 Rp 36,7 miliar. Target tersebut meningkat jika dibandikan 2010 Rp 31,3 miliar. Informasi tersebut seperti dikatakan Kepala UPTD Dispenda Sumsel Kota Lubuklinggau, Rizal Efendi, kepada wartawan koran ini di kantornya di Jalan Garuda, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Selasa (18/1).
Lebih lanjut dia menjelaskan target itu pendapatn pajak Rp 36,7 miliar terididari beberapa jenis pajak diantranya BBN-KB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) ditargetkan Rp 20,6 miliar, PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) Rp 16,1 miliar, PPP-AP (Pajak Pengambilan Pemanfaatan Air Permukaan) ditargetkan Rp 12 juta.
Ia menambahkan, untuk pajak air bawah tanah mulai tahun ini menjadi pajak kabupaten/kota bukan lagi pajak provinsi. “Kami tidak lagi memungut pajak air bawah tanah seperti sumur bor, untuk tahun ini kita mengelola pajak pengambilan pemanfaatan air permukaan seperti pemanfaatan air sungai untuk PDAM dan kolam air deras,” ungkapnya.
Menurut Rizal Efendi, beban target penerimaan pajak yang lebih berat tersebut, UPTD  Dispenda Kota Lubuklinggau berupaya kerja keras untuk memenuhi atau melebihi target yang ditetapkan. “Kita akan terus melakukan razia terhadap wajib pajak dengan cara dor to dor. Disamping itu melakukan tindakan persuasif  untuk mengingatkan kepada wajib pajak untuk membayar sebelum jatuh tempo,” pungkasnya.(Mg01)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA