LUBUKLINGGAU- Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe bersama Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sumatera Selatan kunjungan kerja (Kunker) ke Panti Rehabilitas Pecandu Narkoba di Lido Sukabumi Provinsi Jawa Barat. Kunker dilaksanakan dalam rangka HUT BNP Sumatera Selatan.
Ikut dalam kunker tersebut Kabag Kesra Setda Kota Lubuklinggau, Zainal Abidin Karangjaya, Kasubag Pemberdayaan perempuan (PP) dan KB, Bagian Administrasi Kesra Fraulin serta salah seorang staf Adminitrasi Kesra, M.Alhapiz. Diakui SN Prana Putra Sohe, kondisi Panti Rehabilitasi Pecandu Narkotika di Ledo sangat sulit untuk dapat diterapkan di kota ini. Selain letaknya yang representatif, fasilitas-fasilitasnya juga sangat baik.
Menurutnya untuk di Kota Lubuklinggau pihaknya lebih banyak mengarah pada kegiatan penyuluhan-penyuluhan, memberikan pengertian kepada masyarakat. Karena untuk melakukan penanggulangan narkoba dengan cara di Ledo dananya tidak mencukupi.
Ia juga mengakui bahwa anggaran yang dimiliki BNK di Lubuklinggau ditahun 2010 ini hanya Rp.150 juta. Sedangkan untuk tahun lalu 2009 dianggarkan Rp 200 juta, yang kemudian ditambahkan lagi pada anggaran perubahan totalnya menjadi Rp 500 juta. Oleh sebab itulah tahun 2009 menggelar kegiatan pembacaan ikrar anti narkoba.
“Tahun ini belum tau kita ditambah atau tidak dianggaran perubahan, soalnya kita ditahun ini belum memiliki program yang akan dilakukan, dan anggaran itu bukan untuk kegiatan BNK saja akan tetap kita juga membantu kegiatan-kegiatan lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Kasubag PP dan KB Bagian Administrasi Kesra Sekretariat Pemkot Lubuklinggau, Fraulin menambahkan, kunker diikuti sesuai dengan surat BNP nomor: 800/301/BNP-T&R/IV/2010 perihal kunjungan ke panti rehablitas di Lido Suka Bumi.
Fraulin mengatakan bahwa jumlah penghuni panti lido ini sebanyak 340 orang seluruh umur, semuanya itu terdiri dari laki-laki dan perempuan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama lima hari yakni pada tanggal 3-7 Mei 2010.(06)





0 komentar