LUBUKLINGGAU-Jemaah Masjid Agung As Salam Kota Lubuklinggau protes kepada pengurus masjid. Sebab salat Jumat suara imam tidak terdengar oleh makmum. Sehingga gerakan salat masing-masing makmum tidak serentak. Bahkan ada yang melaksanakan salat sendiri-sendiri.
Ada juga yang melaksanakan salat hingga tiga rakat. Setelah selesai salat jemaah beramai-ramai menemui pengurus Masjid Agung As Salam untuk meminta penjelasan. Setelah mendapatkan penjelasan dari H Rahman Naning salah seorang pengurus Masjid Agung As Salam, ternyata tidak terdengarnya suara imam bukan disebabkan rusaknya sound system akan tetapi suara imam, Abdullah Sukri terlalu kecil sehingga tidak tertangkap sound system. “Gigi palsu imam lepas sehingga suaranya tidak keluar,” ungkapnya.
Bagi yang meragukan keabsahan salat Jumat, lanjut Rahman Naning silakan salat Dzuhur. “Akan tetapi jika yakin salat Jumat nya sah tidak perlu lagi Salat Dzuhur,” katanya.
Salah seorang jemaah Effendi mengatakan, seharusnya pengurus Masjid Agung As Salam lebih selektif dalam memilih imam. “Berdayakan imam yang masih muda. Imam sudah usia uzur jagan disuruh lagi menjadi imam, khususnya salat Jumat. Apalagi masjid ini (Agung As Salam, red) merupakan masjid kebanggan masyarakat Kota Lubuklinggau,” katanya.
Namun demikian, lanjut Effendi, persoalan ini tidak perlu dibesar-besarkan. “Sebagai manusia bisa wajar saja terjadi kesalahan,” pintanya. (06)





0 komentar