Image Hosting

LUBUKLINGGAU-Walikota Lubuklinggau, H Riduan Effendi menekankan kepada petugas Pendataan Keluarga agar benar-benar teliti dalam menjalankan tugasnya. “Data harus valid. Kalau salah mendata berpengaruh terhadap arah kebijakan pemerintah,” katanya di rumah Dinas Walikota Kelurahan Petanang Kecamatan Lubuklinggau Utara I, pada saat kader KB melakukan Pendataan Keluarga, Rabu (18/8).  

Pendataan Keluarga setiap tahun dilakukan untuk menganalisis tingkat pertumbuhan penduduk, angka kelahiran bayi, serta kesejahteraan masyarakat yang tergolong di dalam pra sejahtera, pra sejahtera 1 hingga keluarga miskin. Tujuan pendataan keluarga, selain untuk mengetahui pertumbuhan penduduk, juga untuk mengetahui tingkat keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan tarap hidup masyarakat.

Waslikota, mengiatkan petugas pendataan keluraga jangan sampai keliru dalam melakukan pendataan seperti jumlah Kepala Keluarga (KK) dan jumlah rumah. “Satu rumah belum tentu satu KK. Bisa saja satu rumah ditempati beberapa KK. Selain itu juga bahan bangunan yang digunakan, apakah rumah papan, beton. Atau berlantai tanah, papan, keramik dan sebagainya,” jelas walikota.

Pendataan Keluarga di rumah dinas walikota sedianya dilakukan 1 Juli. “Karena kesebukan sehingga baru dilakukan hari ini (kemarin, Rabu 18 Agustus, red),” ungkap walikota. Untuk diketahui secara nasional Pendataan Keluarga dimulai sejak 1 Juli  hingga 30 September 2010. “Pendataan keluarga dilaksanakan selama 3 bulan,” ucap Walikota.

Meskipun pendataan keluarga sudah berlangsung lebih dari satu bulan, tidak ada salahnya  Walikota mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Lubuklinggau mensukseskan pelaksanaan pendataan keluarga. “Kami minta agar masyarakat memberikan jawaban dan informasi secara benar kepada petugas,” pinta Walikota.

Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKB dan PP) Kota Lubuklinggau, Effendi Abdullah mengatakan, pendataan keluarga di Kota Lubuklinggau sudah 60 persen rampung. “Sekitar 60 persen data sudah kami terima,” katanya.

Saat pendataan keluarga Riduan disampingi istri tercinta Hj Septiana Zuraida. Sedangkan dari BKB dan PP selian Kaban KB dan PP didampingi Kabid  Data Informasi Amrullah Somad dan Kasi Pelaporan, Syukron, Camat Lubuklinggau, Utara I, Zainal Aripin dan Lurah Petang Ilir.   (06)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA