Image Hosting



f- M Yasin/Linggau Pos
ANTUSIAS :
Sejumlah pegawai antusias mengabadikan Piala Adipura 2010 di rumah dinas walikota Lubuklinggau, Juni tahun lalu. 


Besok Diarak Keliling Kota

LUBUKLINGGAU-Hari ini (Selasa 7/6) Walikota Lubuklinggau, H Riduan Effendi terima anugerah Piala Adipura 2011 bersama 63 bupati/walikota se-Indonesia diserahkan oleh Presiden RI, H Susilo Bambang Yodoyono. Kegiatan itu dipusatkan di Istana Negara, Jakarta.
Informasi tersebut seperti dikatakan Sekda Kota Lubuklinggau, H Akisropi Ayub kepada wartawan koran ini Senin (6/6) di gedung DPRD Kota Lubuklinggau setelah mengikuti Rapat Paripurna DPRD dalam rangka penyampaian rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pengaturan, kelembagaan, retribusi daerah, pajak daerah dan izin pembangunan menara telemunikasi.      
Ditambahkannya, direncanakan Walikota bersereta rombongan kembali ke Kota Lubuklinggau Rabu (8/6) melalui Bandara Fatmawati, Bengkulu. “Sebab pada hari Rabu Bandara Silampari tidak ada jadwal penerbangan, maka dari itu walikota lewat Bengkulu. Jadi acara penyambutan Piala Adipura di Kelurahan Watas Lubuk Durian, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, diperkirakan sampai di Kota Lubuklinggau sekitar pukul 13.00 Wib karena tiba di Bengkulu pukul 09.00 Wib,” jelasnya.
Mengenai rute pawai lanjut Sekda, dari Watas langsung ke arah selatan sampai di depan kantor Bupati Musi Rawas (Mura) Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I berbalik arah. Kemudian di ke Jalan A Yani menuju rumah dinas walikota Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuklinggau Utara I. Di rumah dinas walikota ada acara rama-tamah dengan petugas kebersihan. “Petugas kebersihan kita jamu makan bersama di rumah dinas walikota,” jelasnya.        
Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Lubuklinggau, Ahmad Hasian Ritonga mengatakan, Kota Lubuklinggau dapat Piala Adipura untuk kategori kota sedang.
Dari 63 kabupaten/kota yang dapat Piala Adipura terdiri dari, 2 kota metropolis, 2 kota besar, 17 kota sedang, 42 kota kecil.
Berdasarkan berita disejumlah media online jumlah penerima penghargaan Adipura 2011 berkurang jika dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana pada tahun 2010 jumlah penerima Adipura lebih dari 100, sedangkan tahun ini hanya 63. Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mengatakan jumlah penerima penghargaan Adipura 2011 berkurang dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jumlahnya turun dari tahun lalu, kalau sebelumnya penerima Adipura di atas 100 sekarang dibawah 100,” kata Gusti Muhammad Hatta di Jakarta. Berkurangnya jumlah penerima Adipura menurut Gusti adalah karena mekanisme penilaiannya yang ditingkatkan yaitu hingga 100 persen yang diperiksa secara silang sebanyak tiga kali serta pemeriksaan oleh Dewan Pertimbangan Adipura.
Kementerian Lingkungan Hidup menambahkan indikator penilaian Adipura 2011 sehingga lebih ketat. Ada tiga parameter penilaian yang diterapkan yaitu penerapan 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pengelolaan air dan kualitas udara. Parameter penilaian akan ditambahkan lagi secara bertahap pada 2015 yaitu efisiensi energi, pemulihan energi, green building, dan eco-office. (09/net)

0 komentar

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image Hosting

Pak Luuuuuuuuuurrrr...!!!

Tivi Dewek
“Mekak kite laade tivi dewek lamulai tayang dan pacak noton bola,” Kate Mamad. “Name hetu mad, tivi dewek tu, awo musim bola” tanye Pak Lur.
“La tula we tipi wang kite kak ugek acara tv gok wang aseng tua,’ uji Mamad. “Wai la pakam nia man tu, pacak le kite kak noton tivi dewek men gek tu,” uji Pak Lur.
“Nah biaso’a wang mosem bola kak benyak nobar,’ uji Mamad. “ lah nobar le nga kak, ape nobar tu” uji Pak Lur.
“Lah nonton bareng, uji wang mekak tu” kate Mamad. “Ah col kade mad, nak gek nobar nia mun de tivi dewek noton dewek,’ kate Pak Lur. “Nah pi hare le mun col antena e, masih nak nobar le” kate Mamad.(*)

    ARSIP BERITA